No. 146 / II - Sabtu 14 Desember 2001
Mailing List Newsletter Guestbook Forum Chatting


Suzuki Shogun 1997 (Mojokerto)  

LENGAN AYUN CBR FROM KAZE

 


Joko Sukartika. Sekarang bisa memodifikasi

 


Rem cakram


Dua batok lampu tambahan


Depan dobel cakram

Keinginan modifikasi Joko Sukartika telah memuncak sejak SMA.  Sayang, tidak punya objek pelampiasan. Ah, itu sih sama saja bohong. Kebanyakan orang juga begitu, selalu berkhayal terbang ke bulan. Nyatanya, malah peluk bantal. Mimpi ni yeee. Ya, kan.

Weee.... sekarang saya bekerja. Tentu punya dana. Paling utama, punya Shogun siap dilibas sesuka hati. Lha, motor sendiri kok,” serius warga Perumahan Kranggan Permai, Blok F, No. 5, Mojokerto, Jawa Timur.  

Jadi, silakan iri sama Mas Joko yang bukan tak u-u. Modifnya langsung ke kaki-kaki ala moge. Tuh lengan ayunnya dari moge Honda CBR, coy. Tongkrongannya kekar. “Itu bukan punya CBR, tapi milik Kaze, Mas,” katanya. Lho kok?

Iya, material dasarnya lengan ayun Kaze. Konstruksi dipermak  abis. Desainnya mengikuti lengan ayun pisang CBR. “Tapi murni, saya yang nggarap,” ngotot Joko yang berambut lurus dan agak ganteng ini.

Caranya, lengan ayun dibuat panjangnya 4 cm.  Lalu diteruskan ke pelat melingkar. Pelat dari bahan sepatbor ini ditekuk, dilipat, dipotong, hingga menyerupai model pisang. Hasilnya, ciamik banget.

Pokoknya, nggak kalah buatan tukang insinyur negeri sapu jagat, sapu bersih, dan saku rata, eh sakura sono. Itu lho, Jepang. Lengan ayun ini dikawinkan monosok Suzuki Satria. Canggih tenan.


Silincer nyelonong kekiri

Cakram asli depan, lengser ke belakang.  Kalipernya juga Shogun. Master rem dari kopling libom (mobil) Toyota Kijang. “Pake ini lebih nyaman dan kuat,” yakin Joko yang memakai pelek depan-belakang palang tiga Daytona. Dipadu IRC 80/90-17 depan dan belakang 100/80-17. Yudha (Kontributor EmPlus)/Foto : bambang

 

 

CAKRAM GANDA TIPUAN

Kaki depan juga kena sikat. Sokbreker depan dipertahankan. Tapi selongsong sokbreker kiri dijual. Maklum, tabung sokbreker Shogun kiri tidak dilengkapi dudukan cakram. Padahal, “Cakram mewakili teknologi medern,” kata Joko.

Terpaksa ganti tabung yang dilengkapi dudukan cakram. Alasannya,  Joko menerapkan dua cakram depan gede merek Akira.

Maksud hati ingin kedua kaliper aktif, menjepit dua cakram. Sayang yang kiri cuma pajangan. “Jika kiri aktif, distribusi minyak rem kurang maksimal. Nggak pakem,” cerocosnya panjang lebar.

KNALPOT LARI KIRI

Kalo diperhatiin, Shogun ini punya keanehan. Knalpotnya nggak menjulang ke kanan, tapi tersembunyi di kiri. “Oh itu to. Supaya cakram belakang kelihatan,” tambah babe dua anak ini.

Ooo begitu.

WAJAH NOVA

Setelah lirik kaki, selanjutnya intip wajah. Batok lampu Shogun dianggap nggak ganteng. Untuk itu, lampu depan langsung digarap. Dipilih lampu dan reflektor Nova Dash, batoknya orisinal Shogun. 

Lampu belakang ngembat NSR 150-RR. Seinnya diambil dari Kaze. Biar modif abis, tapi nggak cuek dengan peraturan lalu lintas. 

<<::back

ke hal 3 >>

Copyright © 2000 Gramedia Majalah Online All right reserved.