|

Sekadar ngurangi risiko.
Awas konsentrasi pecah
|
Cilaka,
sembari
naik motor terima atau bicara lewat hand phone alias HP atau
telepon genggam. Syukur kalau berita indah. Coba kalau gawat, pasti sampeyan
kaget. Toh, yang lucu pun tetap bahaya. Saking lucunya ente
terpingkal-pingkal dan lupa mengendalikan setang. Duaaar... eh,
telepon akhirat.
Jangankan
itu, deringan HP aja bikin sobat refleks. Otak langsung
terbagi. Konsentrasi buyar. Nggak sadar, tangan
mengendurkan tarikan selongsong gas. Akibatnya, kecepatan turun, mobil
atau biker dari belakang langsung brakkkk.., nabrak sampeyan.
Kompol.
Kadarusman mengingatkan, kecelakaan paling
banyak biasanya kelalaian. “Itu diiring pecahnya konsentrasi,”
tutur Kanitlaka Polda Metro Jaya itu. “Apabila kelalaian
mengakibatkan kerugian pihak lain, tetap dikenai sanksi,” tambah
Kadarusman.
Kalau
komentar hamba wet ini kurang, nih baca komentar psikolog Derny
Irawati S. Psi. Tiga huruf di belakang namanya, bukan satuan tekanan
angin, tapi gelar. “Pecahnya konsentrasi membuat gerak motorik
kurang ideal. Otomatis mengganggu pengendara lainnya,” katanya.
Silakan tetap terima HP sembari geber kuda besi. Juga bercanda
dengan lawan bicara dari seberang. Monggo pula, tangan kanan cekek
grip gas, kiri pegang HP nempel kuping. Itu kalau mau
disebut sodara-sodara sebaringan. Ya, sekuburan maksudnya.
Coba tiru pengalaman sesama bikers. Windhi Ariesman
seorang karyawati, ngasih tips jitu. “Pas HP bunyi saya nggak
refleks mengangkatnya. Tapi saya pinggirkan motor. Termasuk
situasi sepi. Ketimbang celaka,” kiat Windhi.
Siasat
Ronni Yahya boleh juga. Doi nggak gagap teknologi. Dia tahu
betul, teknologi mampu mengatasi masalah ini. Dia melengkapi ponselnya
dengan hand free. “Saat nyemplak tinggal pencet tombol
dan ngomong. Handling motor tetap terjaga,” jelas pemilik
toko Bintang Selular di kawasan Roxi Mas ini.
Tapi
ingat bro! Ini cuma mengurangi risiko. Lebih aman sih, jangan
terima atau bicara saat mengendara. Meminggirkan motor pun tetap sial.
Ditodong, dan HP sobat melayang. BOB/Foto
: Boyo
|
HELM
BISA NGOMONG
|
|
Makin
sip gebrakan Indro Liono. Doi pede bikin helm yang dilengkapi
perangkat penerima suara HP. Di bagian kuping helm disediakan speaker
pembisik lawan bicara. Sedang di dagu helm dilengkapi mic pelontar
kata-kata. Pokoknya sip deh.
Helm
ini langsung disambung dengan kabel ke perangkat HP. “Helmnya telah
dijual. Tapi belum pasti harganya. Ya.., sekitar Rp 200 rebu lah!”
|
|