No. 146 / II - Sabtu 14 Desember 2001
  Motorola
Mailing List Newsletter Guestbook Forum Chatting


TEMBAKAN VESPA, PERTANDA PENGAPIAN BERGESER

 


Gambar 1


Gambar 2


Gambar 3

Dor, dor, dor.. pemilik Vespa terkaget-kaget. Punggung sepertinya ditembak dari belakang, tapi nggak tembus-tembus. “Itu cuma letupan knalpot lantaran sepul pengapiannya bergeser  mundur,” tembak Sutarto, mekanik Aneka Motor di Jl. Palmerah Barat, No. 51, Jakarta Selatan.

Gejala lainnya, mesin ikut mbrebet. Lari skuter tidak normal. Untuk itu, “Pengapian harus dimajukan dan disetel ulang. Ini sering terjadi di Vespa pengapian platina,” aku pria 21 tahun itu.

Langsung kerja. Siapkan obeng kembang, kunci ring 14, besi batangan yang ujungnya lancip dan palu. Buka tutup mesin sembari lepas empat sekrup. Jangan lupa, lepas juga cup atau kepala busi, biar tutup kipas gampang dibuka.

Tahan baling-baling kipas pakai kunci T. Lalu sangkutkan di bodi mesin atau paha (gbr. 1). Gunakan kunci ring 14 untuk memutar mur pengikat kipas.

Di tengah kipas ada lubang kecil. Nah, masukkan grips atau besi lancip ke lubang ini. Kemudian besi diketok hingga kipas lepas. Vespa baru tidak bisa dengan cara ini. Sampeyan tetap perlu treker.

Setelah itu, kelihatan piringan sepul, yang terdiri dari 3 lilitan sepul. Sepul untuk pengapian posisinya di atas, diikat tiga sekrup. Nah, dari sini bisa kelihatan mundurnya pengapian. Makanya kendurkan pakai obeng kembang (gbr. 2) tiga sekrup tadi, hingga sepul mudah digeser ke posisi semula.

Caranya, geser sepul berlawanan jarum jam atau melawan arah kipas. Kalau susah, bisa diketok pakai palu dengan tumpuan obeng min (gbr. 3). Cuma hati-hati, biar sekrupnya tidak rusak. Cari posisi sepul aslinya hingga pengapian tepat.

Kencangkan kembali ketiga sekrup. Lalu pasang kembali kipas. Terakhir, tutup mesin dipasang. Hisar/Foto : Boyo

<<::back

ke hal 3 >>

Copyright © 2000 Gramedia Majalah Online All right reserved.