|
Kata Kita
BUAT SELURUH BROTHER SEDUNIA
MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN
Mohon Maaf Lahir & Batin
1 Syawal 1422 H

|
|
CAGIVA V RAPTOR LAKSA MOTOR
Assamualaikum
Wr.
Wb.. Langsung aja. Di edisi lalu MOTOR Plus tampilin
Cagiva V Raptor 1000 cc punya Aming dari Laksa Motor. Apakah motor itu
hasil modifikasi atau standarnya memang begitu? Berapa harganya?
Hatur
nuhun broer..! NB: Salam
buat Cepotnya!
AGUS
SETIAWAN, STT LAS-B.4.T, Jl. Sangkuriang 14, Bandung, 40135.
Foto : Boyo
Waalaikum
salam. Cagiva V Raptor 1000 cc yang ditunggangi Andri 'Aming' bukan
motor modifikasi alias asli dari pabriknya sono.
Kalau hasil ubahan, pasti dijelaskan dong. Oh ya, harga Rp. 177 jeti
|
|
TANGGAPAN PENGDA IMI JAWA TIMUR
Yth.
Pimpinan Redaksi MOTOR Plus di Jakarta
Berkaitan
dengan pemberitaan di tabloid MOTOR Plus edisi No. 143/III, Sabtu, 24
Nopember 2001 dengan Judul: PENGDA IMI JATIM MALAIKAT PENCABUT
NYAWA, bersama ini ada yang perlu saya sampaikan:
1.
Bahwa prinsipnya kami mendukung idealisme pers sebagai social control,
sehingga segala sesuatu dapat berjalan sesuai aturan dan harapan
masyarakat. Akan tetapi tentunya yang disampaikan haruslah berpijak
pada fakta, kejujuran dan bersumber pada sumber berita yang jelas
serta bersifat konstruktif
2.
Bahwa setelah kami melakukan klarifikasi sekaligus cross check
pada person-person yang dalam tulisan tersebut dijadikan sumber
berita, ternyata mereka merasa tidak pernah diwawancarai dan tidak
pernah melontarkan pernyataan yang dikutip dalam tulisan tersebut.
(surat terlampir)
3.
Bahwa judul dan subtansi berita tersebut terkesan pengda IMI Jatim
adalah pelaksana dari kegiatan otomotif di Jawa Timur, padahal
sebenarnya pelaksana kegiatan adalah klub anggota IMI Jatim.
4.
Bahwa yang kami pakai sebagai landasan aturan pelaksanaan balap motor
adalah yang dikeluarkan PP IMI, tanpa ada prentensi untuk menghindar
dari pantauan dan pengawasan PP IMI. Selama ini kami sekuat tenaga
berupaya untuk menegakkan aturan-aturan tersebut. Namun kenyataannya
memang kadang-kadang di lapangan lain. Tidak adanya lokasi/sirkuit
representatif di suatu kota bersinggungan dengan atensi serta
permintaan masyarakat setempat yang sangat tinggi. Belum lagi, keadaan
dari pihak penyelenggara yang nota bene adalah anggota IMI terhadap
penegakan aturan masih kurang. Hal ini merupakan tantangan yang harus
sama-sama kita perbaiki untuk kebaikan bersama di masa depan.
Sehubungan
hal tersebut di atas, kami menuntut kepada saudara untuk:
1.
Memberikan teguran keras kepada wartawan yang bersangkutan.
2.
Membuat berita bersifat klarifikasi untuk menyeimbangkan dengan
pemberitaan sebelumnya.
3.
Apabila hal tersebut tidak dilaksanakan kami akan menempuh jalur
hukum.
Demikian
yang kami sampaikan dengan harapan pemberitaan MOTOR Plus dapat lebih
proporsional dan seimbang, atas perhatian dan kerjasamanya kami
ucapkan terima kasih
Ikatan
MOTOR Indonesia, Pengurus Daerah Jawa Timur
Ketua
Umum Eddy Rumpoko, Sekretaris Umum Inus Triamboko
*Catatan:
surat sesuai aslinya
|
|
MENDUKUNG TULISAN PENGDA IMI JAWA TIMUR
Redaksi
Motor Plus yang
terhormat,
Salam
kenal. Saya ibu rumah tangga. Fans berat sama MOTOR Plus. Karena anak
saya pembalap pemula dan suka baca MOTOR Plus.
Saudara
redaksi, saya ingin memberi tanggapan bobroknya Pengda IMI Jatim.
Memang benar, yang disampaikan MOTOR Plus edisi No. 142/III. IMI Jatim
dan para promotor road race Jatim, malaikat pencabut nyawa. Mereka
cuma mencari ladang bisnis menyelenggarakan event balap. Saya
berpendapat begini, ada dasar yang kuat. Anak saya, jadi bukti dan
saksinya.
Bulan
Juli 2001 lalu, anak saya, Nanang Yuswanto pembalap pemula asal
Ponorogo, ikut road race Jember. Status kejuaraan itu, kejurda
dipromotori Anton Speed Line Surabaya.
Anak
saya mengalami kecelakaan saat lomba itu. Tepatnya, penyisihan kelas
bebek standar 110 cc pemula terbuka. Nah, harusnya panitia yang
menangani. Tapi kenyataannya, panitia tidak bertanggung jawab.
Seakan-akan anak saya kecelakaan ngebut di jalan. Tapi ini event
resmi. Embel-embel kejurda lagi.
Sebenarnya
kru tim, sudah melapor ke panitia. Tapi, apa tanggapan panitia,
"Itu bukan urusan kami. Tapi Okelah, nanti akan saya jenguk di
rumah sakit Dr. Subandi". Tapi apa.., sampai 3 hari panitia tidak
nongol juga.
Perlu
diketahui, anak saya mengalami gegar otak ringan dan ditengarai tulang
lengan dan rusuknya mengalami gangguan. Sampai saat ini, asuransinya
belum keluar. Dasar panitia tidak bertanggung jawab. Maunya cari
untung saja...!
Semoga,
ada pelajaran semua pihak. Agar kejadian anak saya, tak terulang lagi.
Mohon PP IMI menindak tegas Pengda IMI Jatim. Terima kasih.
SUWARNI,
Jl. Tengah, No. 56, Ds. Tajug, Siman 63471, Ponorogo, Jawa Timur
Nah,
benar kan..!
|
|
BIKIN EVENT MOTOR KAYAK DI LUAR NEGERI
1.
Usul nih. Sekali-kali muat dong olahraga motor dari luar negeri.
Terutama yang nggak ada di Indonesia.
2.
Boleh nggak saya ngirim foto buat Cepot. Soale
cewek Ngawi nggak kalah caem sama ibu kota. Lagi pula,
banyak motor oke buat properti. Kalau bisa, apa syaratnya? Tengkyu
ya, om, mas, pak, yang ada di M-Plus.
RISTIANTO,
Jl. Patiunus 31A, Ngawi, Jawa Timur 63211, Faks. (0351) 746610.
1.
Usulnya ditampung dulu, ya.
2.
Ngirim fotonya sih boleh aja. Insya Allah saat kita tandang
ke sana, cepotnya dikejar. Ya, kami kejar sampe dapat. Bro Ristianto
nggak usah repot-repot. Kalau mau repot lagi sih, diajak main
ke redaksi aja
cepotnya.
|
|
JURUS INREYEN OM CIA BISA BUAT HARIAN?
MOTOR
Plus tetap jaya. Di
edisi No. 141/III, halaman 14, artikel 'Jurus Inreyen Om Cia'. Apakah
jurus suhu Cia bisa diterapkan di harian?
YOSAB
SUTARNO, Jl. Masjid, No. 29, Ds. Gabus banaran, Jombang, Jawa Timur
Silakan,
nggak apa-apa kok. Aplikasi harian, yang digunakan amplas paling
halus.
|
|