:. uU NO 22 2009
Akankah Mematikan Bisnis Variasi?
2009-12-17 19:50:01

3540uu-baru-standarisasi---endr.jpgDunia roda dua khususnya bisnis variasi lagi gonjang-ganjing. Pasalnya saat ini sudah disahkan Undang Undang No. 22 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Inilah peraturan baru yang menggantikan UU No. 14 1992.

Kenapa UU baru itu bisa begitu meresahkan? "Sebab pelaksanaan di lapangan masih belum jelas, sehingga sepertinya banyak aparat yang melakukan razia terhadap sesuatu hal yang kita yakini masih benar," kata Sendy Gienardy pemilik Sendy Motor di Luwuk, Sulawesi Tengah.

Pemilik toko variasi ini langsung merasa omsetnya menurun drastis. "Sebab sekarang banyak yang kembali ke tampilan standar sehingga dagangan kita jadi enggak laku," lanjutnya.

Tentu bukan tanpa sebab. Konon di wilayahnya pihak polisi melakukan razia motor yang menggunakan variasi pengganti komponen standar. "Bahkan pakai spion variasi juga ditilang selain yang pakai knalpot racing," tambahnya sambil ngomong kalau alasan aparat dalam menindak adalah UU yang baru disahkan tadi.

Hal sama juga disampaikan Hendriansyah, juragan produk berlabel HRP. "Saat ini memang volume perdagangan jadi jauh menurun," kata pria yang juga berjulukan dewa road race ini. Sebagai brand terkenal penghasil knalpot tentu saja indsutri Hendri menjadi sangat terpukul.

"Saat ini memang sudah ada razia seperti itu di seputaran Jogja. Bahkan akhir-akhir ini termasuk sering di kawasan Solo," lanjutnya. Hendri berkeluh kesah jika hal ini terus berlanjut maka bisa-bisa mereka yang bergerak di bisnis ini akan gulung tikar.

Satu lagi pedagang yang mengeluhkan kondisi akhir-akhir ini adalah Johny Lipurnomo yang banyak mengimpor variasi dari Thailand dan Taiwan. "Memang banyak keluhan dari konsumen . Masak iya ganti spion aja kena tilang," tanya Johny bingung.

Padahal menurut pria yang punya bendera Custom World ini, spion menjadi item pertama yang dilakukan penggantian oleh pemilik motor. Setelah itu baru diikuti knalpot dan lain-lain.

Sebenarnya bagaimana sih masalah ini sesuai yang diamanatkan UU tadi? Mari kita periksa pasalnya satu per satu.

Dimulai dari pasal 48 yang membahas mengenai persyaratan teknis dan laik jalan kendaraan bermotor. Ayat 2 menjelaskan yang dimaksud persyaratan teknis adalah; susunan, perlengkapan, ukuran, karoseri, rancang teknis, pemuatan.

Sementara ayat 3 nya menjelaskan bahwa laik jalan adalah kinerja minimal kendaraan bermotor yang sekurang-kurangnya diukur atas; emisi gas buang, kebisingan suara, efisiensi rem, kincup roda depan, suara klakson, daya pancar dan arah sinar lampu utama, radius putar, akurasi alat penunjuk kecepatan, kesesuaian
kinerja roda dan kesesuaian daya mesin penggerak terhadap
berat kendaraan.

Sebenarnya jika pasal ini yang dijadikan alasan penilangan oleh aparat seharusnya mereka melihat lagi bunyi ayat 4 masih dari pasal yang sama. Ayat 4 ini berbunyi ketentuan lebih lanjut mengenai persyaratan teknis dan laik jalan sebagaimana dimaksud ayat 2 dan 3 diatur dengan Peraturan Pemerintah (PP).

Sampai saat ini belum ada PP yang menindaklanjuti aturan tadi. Misalnya saja mengenai kebisingan, tingkat emisi gas buang, klakson, hingga kembangan ban dan arah lampu tadi. Jadi jika aparat langsung menindak dengan landasan pasal ini, maka itu bisa dikatakan belum tepat karena PP mengenai aturan tersebut belum ada. Jadi pasal ini belum bisa dikenakan terhadap pengendara.

Karena itu jika PP-nya akan dibuat, ada baiknya pemerintah mendengarkan dulu aspirasi para pengguna motor, pengusaha, dan semua pihak yang terlibat dalam industri ini. "Sebab mengenai tingkat kebisingan itu harus tanya sama kita yang memproduksi knalpot. Kita akan taat aturan kok jika peraturannya jelas mengenai itu," lanjut Hendri.

Meskipun PP-nya belum ada, sangsi yang akan diberikan sudah tertuang jelas. Hal itu jelas dibaca pada pasal 285. Pasal ini berbunyi, Setiap orang mengemudikan sepeda motor di jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud pasal 106 ayat 3 jucto pasal 48 ayat (2) dan (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Sekali lagi perlu dipahami bahwa sangsi ini baru bisa dilaksanakan jika PP yang menjadi syarat seperti disebutkan pasal 48 tadi harus dibuat terlebih dahulu. Jika tidak maka aturan in hanya akan menjadi pasal karet sebab tidak ada angka dan kondisi pasti mengenai kelaikan jalan tadi. Misalnya saja PP itu nantinya harus menyebutkan arti kaca spion yang laik, lampu yang laik, kondisi knalpot yang legal dan masih banyak item di motor yang memang perlu mendapat kepastian tentang kondisi boleh atau tidak bolehnya
digunakan.

Salah satu upaya untuk menjembatani semua permasalahan itu, para produsen variasi membentuk Asosiasi Pedagang Variasi (APV). Asep Hendro yang didaulat jadi ketua APV mengatakan perlunya standarisasi untuk variasi. Misal, kebisingan knalpot. Ada alat ukur yang dipakai untuk menentukan melanggar aturan atau tidak. “Pemerintah pastinya juga punya standar yang diadopsi dari standar internasional. Kira-kira berapa desibel. Jangan asal tilang, aparat bisa dituntut balik,” papar Asep yang juga merasa penjualan knalpotnya ikutan ngedrop.

APV mengusulkan adanya SNI (Standar Nasional Indonesia) seperti yang diberlakukan pada helm. Sehingga perlengkapan variasi yang dapat menggangu keselamatan berlalu lintas itu perlu diperjelas lagi. Sebab bisa saja satu variasi bagi si pemiliknya tidak berbahaya tapi menurut aparat bisa mengganggu. Karena belum adanya kejelasan definisi ini maka pemerintah harusnya segera mengeluarkan petunjuk pelaksaannya atau PP tambahan.

ASAL SESUAI SPEK3541img_3171.jpg

Brigjend (Pol) Sulistyo Ishak, Wakadiv Humas Polri mengatakan aturan UU No. 22 tahun masih tahap sosialisasi. “Untuk menegakkan aturan ada beberapa tahapan. Yakni sosialisasi, persuasif, terakhir baru represif berupa penilangan. Jadi, petugas tidak boleh melakukan langkah terakhir dulu,” jelas pak polisi ramah ini.

Pria yang pernah menjabat sebagai direktur lalu lintas Polda Metro Jaya ini mengungkapkan, perlunya aturan yang lebih jelas soal penggunaan komponen yang sudah tidak standar lagi. “Selama tidak menyalahi aturan spesifikasi teknis yang telah ditentukan, boleh saja menggunakan komponen lain. Asal legal dan tidak membahayakan,” papar bapak berkacamata itu.

Sulistyo juga menyarankan proses pengawasan terhadap barang variasi sebaiknya dilakukan sejak di hulu. “Saat barang itu dibikin produsen. Bukan ketika variasi itu sudah jadi. Sehingga tidak menyulitkan petugas di hilir. Semua pihak mulai dari departemen terkait harus berperan di sana,” ungkap polisi berpangkat bintang satu ini.

Penulis/Foto : Nurfil, Aong, Hend/Endro

   Comment
2010-06-30 11:57:21
yang ditertibkan penegak hukumnya dulu tuh. dikasih sosialisasi menyeluruh biar ga sembarangan. jgn sampai peraturan ini cuma menjadi akal-akalan supaya dpet penghasilan sampingan. maaf jgn tersinggung, ini hanya masukan. mau standarnya kaya apapun, tapi kalo udah niat nilang dan dapet tambahan, pasti ada2 aja alasannya.
By magenta
2010-05-24 17:09:34
Gw ksl ma polis krwng gara2 lp nylain lmp utma gw di tlng 150 mending klu lg rajia,pdhl yg lain jg ga di nyalain,mntng2 mtr gw dr crb jd di bkn ksmptn,gw doain biar polis yg ky gt cpt di pct
By Q'chut
2010-05-24 17:06:46
Gw ksl ma polis krwng gara2 lp nylain lmp utma gw di tlng 150 mending klu lg rajia,pdhl yg lain jg ga di nyalain,mntng2 mtr gw dr crb jd di bkn ksmptn,gw doain biar polis yg ky gt cpt di pct.by Q"chut
By Q'chut
2010-05-07 19:16:01
pemerintah sekarang kok suka bikin aturan yg jelaz2 gk berguna gitu ya, biar dapet tambahan obyekan gitu pa..
By ora genah
2010-04-19 13:18:00
klu pemerintah & aparat membuat UU yg memberatkan para pedagang alat2 variasi.kita pun bisa bisa membuat aturan.aturanya: khusus para pedagang alat2 variasi jangan mau bayar pajak.gitu aja kok repot.........BRAVO para pedagang alat2 variasi.
By iwan.s
2010-04-19 13:16:59
peraturan2 yg gak masuk akal.buat pemerintah & aparat buat dong peraturan yg bermanfaat.contoh: UU hukuman yg pantas bagi koruptor agar membuet jera yg lain,itu lebih sangat2 bermanfaat bagi masyarakat dan negara.jng urusan sepele yg urusan besar di tutup tutupi. SUNGGUH ANEH......!!!.
By iwan.s
2010-04-06 14:30:05
Produk uu baru.. .,kita seperti hidup dijajah,dulu Belanda sekarang bangsa sendiri,kapan kita merasakan kemerdekaan?
By Yunti
2010-03-17 20:15:02
wah wah,,,, hidup polisi,, krn tnp spesifikasi yg jls tentang knalpot melanggar uu, kaca spion yg melanggar uu. n paling parahnya lum d sosialisasikn,, eh ud maen mengeswahkan segala,, apalagi ne mua masih sgt rncuUuUuu uUuUyYy,,,
By lowlaw
2010-03-04 13:43:12
cory pak polisi pa bapak uda pikirkan uu yg bpk buat tu pa ngak merugikan or lain apalagi perkerja sana mau mkan pa anak nya klu produksen tu tutup anda pikir dulu Dr groovi groop
By groovi 89
2010-03-04 13:42:56
Hkm dibuat utk motor aj pa ngak dua duanya pa polisi memang pilih kasih pa geng mobil tu bapak nya berduit
By Groovi 89 Gruop
2010-03-03 15:49:37
justru kalau ada knalpot racing itu bagus dan aman buat pengendara motor. di saat kita lagi kendarai motor dengan nyantai dan ada motor dari belakang lg kebut2an dengan knalpot racing,otomatis kita bisa menghindar....gimana jadinya kalo org kebut2an pake knalpot standart yg ga ada suara itu???bisa2 makin banyak kecelakaan.... pemerintah rakus....taunya cuma bikin UU yg merugikan massa...
By roy
2010-03-01 16:28:22
saya sbg seorng biker muda tntu'y kcewa dgan aturn yg baru itu,,yg pnting kn fungsi'y..byk variasi yg kwaliatas'y lbih baik drpd standard'y dan punya fungsi yg optimal,,so knapa hrus da uu tsb..?????
By cleyz
2010-02-25 12:36:57
ok.... safety memang perlu tp polisi ga blh seenaknya,,, maksud n tujuan uu itu apa,, klo cman bwt safty brkandara kayaknya ga msk akal, motor standar pabrik jga bsa kclakaan, tinggal manusianya aja,,, pa lagi skarang bikin sim gampang, blm bsa bwa mtr bisa bkin sim TINGGAL NEMBAK AJA MA PAK POL.... BETUL PA SALAH.,,,,?
By wahid
2010-02-19 17:39:52
klo udh ga jelas gitu aturan undang2nya makin berjaya lah para polisi korup yang suka nyari duit haram dijalan.. cukup dengan kata2 : "mau diselasaikan disini atau di pos, klo disini cukup dengan bayar Rp....." kapan citra polisi bisa baik klo oknum2 seperti itu masih banyak berkeliaran dijalan..
By anti polisi korup
2010-02-15 15:56:57
motor aja yg di kejar kejar ... aturannya blm jelas.. mobil aja yg ceper... ban tipis.. knalpotnya brisik slow2 aja.... kynya keadilan cma punya orang2 yg berduit..
By udin
2010-02-15 15:48:23
buat Pemerintah segera di buat juklak juknis UU 22 agar isi dan maksud dari Pasal dan Ayat dr UU tsb tdk multitapsir dan segera lakukan sosialisasi secara nasional biar rakyat tahu dan tidak bodoh sehingga tdk gampang di bodohi oknum2 di lapangan yg akan merusak pencintraan polisi secara keseluruhan yg akhir2 ini mulai baik
By u23f
2010-02-12 18:24:16
YACH...emang bisanya polisi cari duit dari org....tp dia ga punya perasaan dan ga mikir bagaimana akibat dari semua itu....lapangan kerja org bisa tu2p, banyak pengangguran...emang polisi mau gaji org2 pengangguran dari hasil UU yang ditetapkan ini......
By YY
2010-02-12 14:25:28
ra mutu uu ne....yg disalahin motor trus mobil tuh...juga banyak....spion variasi ditilang aya2 wae ah...yang penting pake spion dari pada ga.. pokoke gpp dimodif apa pie le penting ati2
By bebek
2010-02-11 14:06:30
ganti spion di tilang.? oknum aparat aja, naek motor ga pake helm tu polisi cm planga-plongo aja ky orang bego. hrs nya oknum aparat dulu yg kasi contoh..!!!!!!!!!!!!!!!
By komunitas motor
2010-02-09 17:23:15
banyak aturan...
By adalah
2010-02-03 20:34:35
se x an ja mtr gk blh pake ban...pmerintah indonesia dah susah belagu lg....
By bhenalu
2010-01-29 14:34:22
Pak Polisi yg bae.. bagi saya, silahkan buat UU lalin, tp dgn catatan tujuanny bae n jelas buat pengendara motor.. jgn mp uu tu ndri buat pak polisi skalian jd ajang alasan buat nyari duit.. msk spion variasi aj kena tilang?? Skalian pak tu2p Pentil Ban motor variasi m baut2 bodi motor variasi ditilang.. Tlg UU nya lbh jelas pak, skalian dberikan dl sosialisasiny y pak.. saya amat teramat kcwa dgn kinerja polisi lalin.. tujuan mereka tu ap sh?? buat tegakin hukum ato tegakin duit??? harap jd renungan pak.. trima ksh..
By Mbah_Psycho
2010-01-25 14:22:57
bingung ah terlalu banyak aturan uu,lebih baik kurangi produksi kendaraan bermotor,jalan semakin macet banyak terjadi kecelakaan
By santo
2010-01-25 14:21:18
undang undang ini klo jd bakalan mematikan perusahaan kecil...pd hal pendapatan nya kan lumayan
By comel
2010-01-25 14:03:06
tapi msh ada lho aparat polisi yg motrnya di modif, knlapot racing dll.. malh ada yg punya mtor bodong.. ditindak jg donk..
By brother
2010-01-25 14:00:20
bagus sih uu 22 cmn masa spion z d permasalahin sekarang tuh yg penting kegunaanx mau variasi or original. seperti ban yg diatur uu harus punya alur kedalaman ban,. mengapa ban yg dipakai d balap yg alur kedalamanx boleh d kategorikan botak dan dipakai dengan kecepatan tinggi nga boleh d pakai dijalan raya
By Day of race
2010-01-22 14:59:54
gasstruss aja............ emangnya polisi yang ngasih makan kita semua........
By kUcing dApur
2010-01-19 23:02:44
gw stuju aja,tapi sosialisasikan aja dulu. jangan main mengesahkan aja. bagaimana kalo aparatnya sendiri yang melakukan hal tersebut???????????
By armi_022
2010-01-19 14:46:08
yang berlaku di jalan adalah.. POLISI=HUKUM ; HUKUM=POLISI.. tida bisa dibantahkan..
By Nou21
2010-01-18 16:11:12
sosialisasikan dulu deh UU-nya...!! buat masyarakat lebih mengerti dan dgan penuh kesadaran mentaatinya...buat pedagang jgn kecil hati...rejeki gk kmana...
By Dede
2010-01-15 21:43:14
variasi kalo masih safety why not..!! tapi kalo knalpot racing emang bising..!!!!!
By iponk
2010-01-14 15:10:14
jadi klo industri pada bangkrut karyawan nya siapa yg menanggung ya????? apa bisa mereka d angkat jd polisi???? klo bisa saya akan berterimakasih terhadap bapak" polisi... HIDUP POLISI !!!!!!!
By underbone
2010-01-13 16:09:03
GOOD!!! gw setuju banget peraturan spt diatas dikeluarkan, semoga segera diterapkan di jakarta dengan tegas!! Apalagi bagi pengguna knalpot racing yg brisik bgt, ud jalanan macet ditambah berisik menggangu ketentraman! Go Polisi segera bertindak!!
By koala
2010-01-11 23:58:34
klo g boleh pke spion kecil, pke sj cermin lemari. yg gede sklian. 1x1 meter.
By @den
2010-01-11 18:40:57
mister bogo>>gak semua orang beli pk duit haram,memang kalo knlpot ga standar saya juga gak setuju tp hal2 lain yang penting secara fungsi dan enak dipandang gak masalah!
By anti bogowanto
2010-01-11 18:38:45
setuju aje, modifikasi kendaraan yang melaju di jalan umum emang udah kebabablasan ! lampu belakang bening bikin silau, klakson anjing bikin kaget, lampu depan HID yang gak aturan pantulannya. soal spion, yang penting ada dulu deh
By Bejo
2010-01-11 15:04:24
Indonesia, ngerusak paling jago, motor dah enak enak, dimodifikasi kayak jalanan punya nenek moyang sendiri, beli motornya nabung susah susah bahkan ampe ngentit duit haram, eh...pas bisa kebeli, motornya tiap lewat disumpahin orang yang denger ama eneg liat penampilannya...
By Bogowonto
2010-01-11 13:25:33
pemerintah bukanya ngurusin gimana caranya rakyat punya duit dan punya pekerjaan malah sebaliknya
By B13
2010-01-07 15:17:58
pak polisi yang baek hati.......! kalau bisa tolong dimuat syarat-syarat kelayakan untuk melakukan seonggok rajia pak (bagi pol). karena menurut saya itu sangat penting biar kita juga masyarakat yang bodoh ini pengen tahu pak.....! apakah rajia itu boleh pas di tikungan?
By aArief
2010-01-05 17:38:24
padahal gw lagi demen modif,tapi tetep memperhatikan keselamatan dan kenyamanan baik pengendara dan lingkungan,gak asal tempel,potong,tekuk. tolong dibuat standar aturan dan penyamaan persepsi di semua jajaran pembuat dan pelaksana UU,jangan sampai di satu kota gapapa eh giliran motor dibawa ke kota b jadi problem
By megabeat
2010-01-04 17:43:54
Gimana dengan mobil ? padahal mobil banyak tu yang menyalahi aturan.masak cuma motor terus .
By Bobi jo
2010-01-04 17:43:43
Gimana dengan mobil ? padahal mobil banyak tu yang menyalahi aturan.masak cuma motor terus .
By Bobi jo
2010-01-04 15:36:29
bagaimana anak bangsa bisa berkreasi la begini salah begitu salah,seharusnya malah di bimbing, di bina dan di arahkan jangan malah di cekal dan di persulit,dan pak polisi jgn hanya melihat dari sisi negatifnya aja ,coba melihat lebih bijaksana kita sebagai anak bangsa pasti mengikuti bila kita di bimbing dengan baik. bravo bikers seluruh indonesia
By tomhawk
2009-12-31 14:41:23
lah...,produksi turunn..... anak buah ane mo bagai mana....
By irsa
2009-12-30 16:42:24
klo mau ngasih aturan harus di pertimbangkan dl bebet bibit dan bobot nya...!!!!
By mugi
2009-12-28 18:02:09
Ah paling cuma wacana doang. pelaksanaan di lapangan nya mh Nol besar.
By Acung
2009-12-28 16:19:52
misal ganti kaca spion variasi, ukuran sama dengan aslinya apa itu jg bisa membahayakan pengendara??????????
By tardjoe
2009-12-28 16:16:12
suara klakson brpa Db,suara knalpot brapa Db,,itu ja lum jlas m main tilang aja!!!!!!!!! kita akan patuh klo uu nya jelas-sejelasnya,,,,,,,,,,,
By gembuz
2009-12-24 23:51:20
maju terus dunia variasi motor, forza bikers..
By www.garasimotor.com
2009-12-24 14:47:29
polisi MEMBERI jangan MEMINT2.....
By yo2k
2009-12-24 14:28:09
rakyat pengguna motor jadi tambah susah
By kj
2009-12-23 14:48:20
pak uu nya harus melegalkan komunitas motor ceper dunk masa ada polisi yang semena-mena sama anak club motor ceper
By cumi
2009-12-22 17:15:45
UU tersebut harus menjelaskan secara terperinci dan mendetil sekali tentang semua peraturannya agar jelas batasannya.
By shadowz
2009-12-22 14:21:42
Didaerah lbh ganas lg...sosilisasinya blm tau-2 maen tilang, pdhal anggotany sndri lbh parah motorny tp gak pa2. Haram it duit lo makan...
By Sisqo Kal-Tim Kutai Timur
2009-12-21 17:05:46
menghambat anak bangsa untuk berkreasi
By kevin
2009-12-21 16:29:56
kalau mau buat peraturan itu seharusnya dilihat dulu,apakah semua fasilitas dari pemerintah itu sudah layak tayang atau belum. jadi tidak akan mengakibatkan salah persepsi di masing2 pihak,dan yang lebih penting lagi tidak menimbulkan kecemasan di masyarakat.
By yudha
2009-12-21 16:27:18
Klu masalah knalpot gmana pak?? Brpa desibalkah yang bleh digunakan.....??????
By yogi
2009-12-21 16:12:36
GIMANA NI PAK POLISI...BLUM APA-APA UDAH MAIN TILANG...!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! INI NAMANYA MEMATIKAN INDUSTRI DI INDONESIA...BAGAIMANA INDONESIA MAU MAJU KALO INDUSTRINYA AJA DI KECAL SAMA UU YANG BELUM JELAS PELAKSANAANNYA...
By ANAK MOTOR
2009-12-21 15:33:19
makanya harus ada kejelasan aturan yang lebih lanjut,misal suara knalpot maksimal harus berapa decibel (db),agar bisa jadi masukan untuk produsen knalpot,jangan asal main tilang aja!
By Gagak
2009-12-21 15:32:13
lah...emng polis tu dyan duit ko...
By bogel
2009-12-21 14:37:14
hukum diterapkan tp tdk melihat sejauh mana berdampak pada aspek yg lain.. jdnya?? ya susah maju..!!
By gwe

   Posting Komentar anda
Name :
Comment :
:. Artikel Terkait
   Jual Kecap atau Fakta? - Iklan Teknologi Motor Sport
   Buaya Vs Buaya - Resensi BIKERS edisi November
   Hadirnya Era Retro - Fenomena Skubek
   Harus Tiga S - After Sales Motor Non Jepang
   Agresi Kedua Beda Senjata - Motor Non Jepang
:. Artikel Lain
Image
Bisakah Bersaing?

Image
MELAYANI MOTOR

Image
Image
Image
Nih Die Tampangnye!

Image
Image
Image
Yamaha Siapkan 7 Motor Baru!

Image
Image
Antara Garansi dan Yang Terbaik

   Buaya Vs Buaya
   Untuk Pemula & Senior
   Lakukan Renegosiasi
   Dipatok Rp 13–14 Jutaan
   Kelemahan (Bisa) Dimanfaatkan
   Pukulan Berat ATPM
   Lebih Murah dari Harga Pasar
   MOTOR NASIONAL HARGA DIRI BANGSA
   Inspirasi Rakyat Bikers
   Tidak Semua Diskon!
 

  WEBSITES : TabloidNOVA  |  IDEA-Online  |  Hai-Online  |  Otomotifnet  |  duniasoccer  I   NationalGeographic  |  Klubnova |  PreventionIndonesia |  KOMPAS
CopyRight © Gramedia - Majalah, All Rights Reserved 2008