:. Bahan Bakar Oktan Tinggi
Ngaruh Nggak Sama Emisi?
2010-02-12 21:49:40

3938tes-bensin---endro-1.jpgBeberapa waktu lalu, MOTOR Plus melakukan uji coba terhadap beberapa jenis bahan bakar. Dengan maksud untuk mengetahui tingkat angka emisi gas buang yang dihasilkan.

Ada 3 jenis bahan bakar yang dites pada motor Honda Karisma 2003. Yakni Premium dengan angka oktan 88, Pertamax Plus beroktan 95 dan campuran Premium dengan 5 persen etanol.

Pola pengujian yang dilakukan pada motor itu sama. Yakni, mesin motor dalam keadaan hidup dengan suhu kerja motor standar yakni 60 derajat celcius sebelum dilakukan pengetesan.
3939tes-bensin--(-mulyono-)---a.jpg
Secara bergantian, motor diisi dengan bahan bakar berbeda. Untuk uji coba pertama dilakukan Premium, didapat hasil carbon monoksida (CO) sebesar 7,876 persen dan kadar hidrocarbon (HC) sebesar 4.983 ppm. Sementara untuk angka lamda yakni 0,616.

Menurut Mulyono, service advisor PT Wahana Makmur Sejati, main-dealer Honda Jakarta-Tangerang tempat dilakukannya uji emisi, dengan menggunakan Premium tingkat efisiensi pembakaran yang terjadi rendah diindikasikan pada lamda yang di bawah angka 1 (normal).

“Makin kecil angka lamda pembakaran yang terjadi makin tidak sempurna. Karenanya, angka CO dan HC yang dihasilkan pada motor ini lumayan tinggi,” paparnya.

Lantas, perlakuan yang sama diterapkan pada bahan bakar Pertamax Plus yang memiliki angka oktan jauh lebih tinggi dibanding Premium. Hasilnya didapat angka CO sebesar 8,359 persen, sedangkan HC 3.519 ppm dan lamda berangka 0,823.

Jika dibandingkan dengan Premium, angka carbon monoksida yang dihasilkan Karisma berbahan bakar Pertamax Plus jauh lebih tinggi dibanding dengan Premium. Sedang angka hidrocarbon dan lamda pada Pertamax Plus jauh lebih unggul dibanding Premium.

Colin Latung, ahli bahan bakar coba diajak ikut menganalisis. “Pada oktan berangka tinggi dalam pembakaran bisa sempurna namun tidak serta merta menurunkan kadar karbon monoksida saat diuji,” jelasnya.

Ini menurutnya, bisa disebabkan beberapa hal, “Pertama apa bahan penambah oktan apakah bersifat aromatik. Jika bersifat ini maka kadar CO bakal makin tinggi,” paparnya.

Sebaliknya pada Premium dicampur etanol angka CO lebih rendah yakni 6,397 persen namun angka HC lebih tinggi yakni 5.342 ppm dan lamda yang hampir mirip dengan Pertamax Plus.

“Etanol bersifat menyerap air sehingga menyebabkan angka HC tinggi namun CO rendah,” bilangnyanya.

Terlihat pada bahan bakar beroktan tinggi antara Pertamax Plus dan Premium campur etanol memiliki kelebihan dan kekurangan karena memiliki bahan aditif yang berbeda pada setiap bahan itu.

Kesimpulan yang didapat Em-Plus, penggunaan bahan bakar oktan tinggi mampu membuat proses pembakaran menjadi lebih baik ditandai angka lamda tinggi. Namun belum tentu ramah lingkungan.

Penulis/Foto : Hend/Adib, Endro

   Comment
2010-08-25 19:17:00
Klu mnurut gue sih mending pake' yg ad logo SNI bru oke !!!!!!
By Hery
2010-08-11 18:33:28
sing apik ow mlaku wae mas.. awak dadi sehat lingkungan amam!!
By yan
2010-07-02 19:03:37
paling green pakai motor listrik/ sepeda listrik tanpa bayar pajak lagi hueeeemat bauanget
By aji saka
2010-04-23 19:01:58
bahan bakar nasi pecel sama es teh yang paling ramah lingkungan.....
By ade
2010-02-19 21:40:08
tergantung motor ama timing lah gan... kalo karisma yg kompresinya kecil kek gitu jangan disuru minum oktan tinggi lah...
By racho
2010-02-19 18:23:57
lebih bagus 2-1 oplos pertamax premium biar lebih kerasa dan ramah biaya. hhe.
By eton
2010-02-19 17:41:16
tp ga smw org au ngoplos bro,biar otre wat mesin pemerintah hrs nurunin hrg pertamax plus bro
By a2nt
2010-02-19 17:26:22
kesimpulan nya pake sepedah ontel yg paling ramah lingkungan
By ck
2010-02-17 16:02:13
jadi mana yang harus kita pilih untuk bahan bakar yg ramah lingkungan??
By david
2010-02-17 15:58:55
trus jenis bhan bakar ap dong yg mesti digunakan agar mengurangi tingkat polusi udara ?
By ROY
2010-02-16 23:05:51
Pake LPG lebih ramah lingkungan tp Torsi sedikit lbih rendah
By endika
2010-02-16 14:37:30
saya juga sudah melakukan uji coba itu mas..coba premium campur hidrogen tambah maknyus....
By ardhiko
2010-02-16 14:31:14
untuk pelosok daerah gunakan premium. kecuali kendaraannya mempunyai kompresi diatas 9.5:1, min pertamax dan lebih bagus pertamax plus. untuk acceleration gunakan bahan bakar PETRONAS. untuk lembut/adem mesin gunakan SHELL. Pilihan tergantung anda dan kompresi kendaraan anda /sesuai keuangan
By selfenergezing
2010-02-15 22:12:52
kesimpulannya tetep pake SHELL. NO PERTAMINA!!!!!
By eros
2010-02-15 17:06:38
blh jg lo....x mau oplos aja 1-1 antara primium dn pertamax 1-1 jauh lebih irit dan tenaga otre,,,, bro krn ku udah coba dan manjur sekali
By yongki
2010-02-15 16:52:13
berarti pertamina bohong banget...
By greenkaze
2010-02-15 15:43:49
kesimpulannya bgaimana mas . . .
By cuik

   Posting Komentar anda
Name :
Comment :
:. Artikel Terkait
   Saling Campur Bensin - Utilitas Bahan Bakar Minyak
:. Artikel Lain
Image
Standar Unlimiter

Image
Perpanjang Usia Pakai

Image
Image
Image
Lebih Simpel Demi UU

Image
Gaul Buat Semua Motor

Image
Bikin Aki Ogah Tekor

   Lebih Ringan
   Bukan Sembarang Lubang
   Empat Pilihan Menarik
   Ukuran Setengah
   Dari Green Paper
   Antara Jupiter-Z dan Vega-ZR
   Misteri 5TN
   Bebas Korslet
   Punya Special Engine
   Perang Betik Alias Bebek Matik
 

  WEBSITES : TabloidNOVA  |  IDEA-Online  |  Hai-Online  |  Otomotifnet  |  duniasoccer  I   NationalGeographic  |  Klubnova |  PreventionIndonesia |  KOMPAS
CopyRight © Gramedia - Majalah, All Rights Reserved 2008