:. After Sales Motor Non Jepang
Harus Tiga S
2008-12-03 17:18:01

398after-motor-cina-gt-3.jpgSales, service, dan spare-parts alias 3S bukan lagi cuap-cuap buat pemain motor non Jepang. Ini jadi kunci utama supaya bisa bertahan sama kompetisi kuda besi di Indonesia.

Terutama, mona alias motor Cina yang sempat ‘ngebom’ pasar motor dengan 100 merek lebih di era 2000-2003. Dulu yang ada cuma pedagang motor. Sudah laku, ambil langkah seceng alias seribu. Maksudnya kabur.

Prinsip kewajiban 3S jadi prioritas mona yang masih bertahan sampai sekarang, kayak Jialing, Viar dan Kaisar. Ini baru contoh dari mona yang tersisa dari lebih 100 brand sebelumnya.

Jialing, Viar dan Kaisar perlahan mengambil taraf industri. Kalau sudah industri, pelayan purnajual jadi kunci utama masa depan produk. Sederhananya sebaik-baiknya motor pasti ada problem yang dirasakan konsumen.

Sampeyan tahu beberapa tipe merek mopang pun punya masalah dari sononya alias karena produksi. Tapi, konsumen enggak banyak mengeluh lantaran jaringan servis sudah menyebar buaaanyak dan pihak pabrikan cepat tanggap.

Artinya, tanpa pelayan purnajual yang benar merek apapun akan terus bermasalah. Anggapan konsumen pasti muncul kalau merek A, B, dan C gampang rusak. “Masalahnya jaringan servis susah dicari. Seandainya lebih bisa dijangkau konsumen semua problem bisa cepat ditanggapi,” bilang Denny Chandra, Markeing Suport Manager, PT Kaisar Motorindo Industri, Jakarta.

Kaisar sudah memiliki jaringan 3S sebanyak 33 yang banyak konsentrasi di pasar Indonesia Timur. Program 3S jadi kewajiban setiap orang yang mau kerja sama dengan pabrikan. Begitu juga dengan Jialing, jaringan sales bukan lagi prioritas. “Jadi pilihan kita 3S atau 2S (service dan spare-parts). Kalau mau jual aja, enggak kita kasih,” bilang Paulus W. Chandra, Service Manager, PT Buana Jialing Sakti Motor, produsen Jialing.

Viar pun tidak ketinggalan. Menurut Akhmad Z Dalie, pihaknya kini memiliki 70 jaringan setaraf main-dealar. “Kecuali Papua. Semua provinsi telah kita masuki,” jelas Kepala Divisi Marketing Viar itu.

Itu cara yang pas untuk ngasih keyakinan sama konsumen. Apalagi, seandainya dipikirkan jumlah jaringan service dan spare-parts sesuai dengan jumlah pemiliknya. Jangan sampai beli motornya 10 km dari rumah, tapi servis mesti jalan 40 km lebih.

Penulis/Foto : Niko/GT

   Comment

   Posting Komentar anda
Name :
Comment :
:. Artikel Terkait
   GEBYAR PROMO RAMADHAN - Bursa Motor Puasa
   LUAS, LENGKAP, KOMPLET - LAUNCHING SURGANYA BIKER
   BELAJAR DARI DASAR - SERIAL BUKU KOREK SKUBEK
   BERIMBAS KE KONSUMEN - Kenaikan TDL
   PENGGANTI MEGA PRO? - Motor Baru Honda
:. Artikel Lain
Image
Image
Agresi Kedua Beda Senjata

Image
Image
Jual Teknologi!

Image
Sebagai Unit Usaha

Image
Oli Motor Semakin Encer

 

  WEBSITES : TabloidNOVA  |  IDEA-Online  |  Hai-Online  |  Otomotifnet  |  duniasoccer  I   NationalGeographic  |  Klubnova |  PreventionIndonesia |  KOMPAS
CopyRight © Gramedia - Majalah, All Rights Reserved 2008