Find Us On Social Media :

Komponen Racing Titanium Murah Makin Marak!

By Motorplus, Kamis, 19 April 2012 | 08:20 WIB
()

()

 Parts Faito beberapa dari titanium
Komponen dari bahan titanium seperti ditakuti mekanik. Bukan saja karena harganya yang mahal dan kurang terjangkau, regulasi road race melarang penggunaan part ringan ini. Tapi, belakangan muncul dengan harga yang lebih murah dan sebenarnya terjangkau.

Seperti part racing keluaran Faito. Beberapa terbuat dari paduan titanium. Seperti klep yang tersedia untuk beberapa motor lokal. Macam Yamaha Jupiter-Z, MX 135LC dan banyak lagi.

Tertera jelas di kemasannya terdapat tulisan Titanium Series. Secara awam, klep ini dipegang memang terasa lebih ringan dibandingkan klep biasa. Tapi, tidak jauh bedanya.

Menurut Lutfi, Manager Marketing PT Indoracingpart, klep Titanium Series memang bukan logo aja. ÔÇ£Terbuat dari logam paduan dengan kandungan titanium sebanyak 37%,ÔÇØ jelas Lutfi sambil menjelaskan kalau Faito diproduksi di Malaysia.

Unsur titanium 37% sisanya bisa carbon steel dan unsur lain. Seperti bahan klep biasanya. Makanya bisa dijual tidak terlalu mahal. Satu set seperti punya Honda Sonic dengan ukuran klep in 28 mm dan buang 24 mm. ÔÇ£Dijual Rp 425 ribu di pasaran,ÔÇØ buka Lutfi yang sudah lumayan banyak menjual klep ini.

Itu yang membuat Faito berani kasih harga ringan. Namun tidak membodohi pengguna karena masih terdapat unsur titanium. ÔÇ£Selain itu dikasih lapisan agar lebih tahan gesek dan licin ketika bersentuhan dengan bos klep,ÔÇØ jelas Lutfi.

Selain di klep, bahan titanium digunakan juga di conecting rod set. Bahasa sininya setang seher set. Terdiri dari setang seher, pen, laher bambu dan sangkarnya.

Namun tidak semua conrod kit terbuar dari titanium. Untuk setang seher tetap menggunakan bahan baja paduan. Menariknya tidak hanya dibuat dengan cor biasa, tapi menggunakan sistem forged.

Forged seperti ketika membuat seher. Bukan sistem cor tuang. Melainkan dari bahan lempengan baja yang tebal, kemudian dipanaskan sampai membara. Setelah itu dimasukan ke dalam cetakan dan dipukul dengan kekuatan beberapa ton. Membuatnya lebih kuat.

Sedangkan bahan titanium hanya digunakan untuk sangkar laher bambunya saja. Ketika dikonfirmasi ke pihak Faito Malaysia, alasanya supaya bearing tidak mudah pecah. Khusus untuk bahan lahernya dari high grade steel. Pinnya dari steinless steel yang dikeraskan.

Itu yang membuat conrod kit Faito bisa dijual murah. Walau ada embel-embel titanium hanya di sangkar bearing saja. Ini yang membuat harganya bisa rendah. Hanya dijual Rp 375 ribu.

Sudah ada motor balap road race MotoPrix yang menggunakan setang seher Faito ini. Hapsoro Rudhito dari Honda Taruna Faito yang juara 5 MP1 125 menggunakan Honda Supra X125 di MotoPrix Seri 1 Serang.

Selain part daleman mesin dan sudah lama gembar-gembor bahan titanium yaitu knalpot merek R9. Pipa buang yang mengejar pasar premium ini beberapa tipe terbuat dari titanium.

Menurut Sjafrie Ganie alias Jerry, titanium lebih ringan 40% dibanding bahan pelat besi biasa. Meski lebih ringan, harganya bisa dibikin ringan. ÔÇ£Nantinya bisa setara steinless steel,ÔÇØ jelas Jerry yang butuh miliaran rupiah untuk investasi bahan titanium.

Sekarang harganya masih tinggi karena belum massal. Juga butuh invesnya yang besar, belum banyak pabrikan knalpot bisa membeli bahannya yang harus ditebus dengan minimal oder.

Juga karena mesin produksinya belum maksimal dengan sistem robot. Masih banyak turut campur tangan manusia, membuat ongkos produksinya juga mahal. Ke depan kalau sudah robotik dan automatisasi, produksi knalpot titanium jadi lebih murah. Bisa bersaing dengan steinless steel. (motorplus-online.com)