Find Us On Social Media :

Berkendara di Terik Matahari, Kuncinya Pada Oksigen

By Motorplus, Kamis, 4 Juli 2013 | 08:55 WIB
()


Erie insurance Group (EIG), perusahaan asuransi di Amerika Serikat, melakukan penelitian tentang kasus penyebab kecelakaan. Hasilnya, sebanyak 62 persen dari kecelakaan fatal di Amerika Serikat, diakibatkan karena melamum atau hilang perhatian. Penyebab paling gede hilangnya perhatian karena kelelahan pada otak.

Otak lelah, dipicu kurangnya suplai oksigen. Bayangkan, otak kita besarnya hanya 1 hingga 3% dari berat tubuh. Tapi, kebutuhan oksigennya mencapai 20%.

Saat riding di tengah terik matahari sangat memungkinkan pengendara kekurangan oksigen. Dipicu tingkat kemacetan tinggi, helm full face juga polusi.  

Padahal, oksigen itu kebutuhan dasar bagi otak. ÔÇ£Otak masih mampu menoleransi kekurangan oksigen antara tiga sampai lima menit. Apabila kekurangan oksigen berlangsung lebih dari lima menit, dapat terjadi kerusakan sel otak secara permanen,ÔÇØ tegas dr. Adrian Tio, dokter yang sering bertugas di balapan nasional. 

Kekurangan oksigen menurunkan cadangan energi tubuh. Badan cepat capek dan membuat  otot lelah. Paling parah bisa hilang kesadaran atau blank out.  

Salah satu solusi instannya memberi oksigen murni pada tubuh kita. Jadi, saat tubuh sudah mulai kekurangan oksigen saat riding, langkah paling bijak adalah dengan istirahat sejenak. Bila riding di perkotaan yang padat, bisa dibantu dengan memberi oksigen murni dalam kaleng yang sudah banyak di jual di apotik.

Oksigen ini bukan hanya untuk orang yang sakit lho. Tapi orang yang sehat, oksigen murni pun perlu. Ini biasa digunakan oleh para atlet ataupun pembalap nasional saat jeda balapan. Dengan memberi oksigen tambahan pada otak, akan membuat badan lebih fit dan segar. (motorplus-online.com)