Find Us On Social Media :

Subtitusi Suku Cadang Bajaj Pulsar Series, Butuh Penyesuaian

By Motorplus, Rabu, 6 November 2013 | 13:22 WIB
()

()

Selain subtitusi, ada suku cadang aftermarket juga

Sobat penunggang Bajaj Pulsar series, akhir-akhir ini pasti dibuat pusing dengan semakin sulitnya mendapatkan suku cadang. Sebelum kepala sobat pusing memikirkannya, Krisna dari bengkel Xtra Ordinay Motoshop punya obat yang ampuh buat sobat.

“Part orisinilnya memang semakin langka, seiring tutupnya dealer-dealer resmi. Menyiasatinya harus mengandalkan part substitusi dan menggunakan produk aftermarket,” ucap pria yang bengkelnya di Jl. Panjang No. 39, Kelapa Dua, Jakarta Barat.

Bajaj Pulsar sendiri punya banyak tipe. Masing-masing tipenya punya part yang berbeda. Biasanya, para mekanik mengelompokannya menjadi Pulsar kecil dan Pulsar Besar. Yang kecil terdiri dari Pulsar 125 dan 135 cc. Sedangkan Pulsar besar, terdiri dari Pulsar 180, 200 dan 220 cc.

Untuk Pulsar kecil, ada beberapa part yang bisa disubstitusi. Part fast moving seperti kampas rem belakang, bisa menggunakan part milik Suzuki Thunder 125. Namun tidak bisa langsung plek, harus ada sedikit penyesuaian terlebih dahulu.

()

Gir set Indopart, tinggal plek!

Busi, untuk Pulsar kecil bisa menggunakan produk buatan NGK C7HSA yang biasa digunakan motor-motor bebek. Gir set-nya, sobat bisa pakai gir belakang milik Honda Tiger, dan gir depan milik Kawasaki Ninja 150R. Kalau rantai, bisa menggunakan apa saja asalkan tebal dan panjangnya sesuai.

Masuk ke bagian dalam mesin. Pulsar 125 dan 135 bisa mengadopsi kampas kopling milik sepeda motor produk Honda. Umumnya, para mekanik memilih kampas kopling milik Honda Tiger yang lebih tahan gesek.

Bagian piston, bisa mengadopsi piston milik Suzuki Shogun yang sama-sama menggunakan pen piston ukuran 14 mm. “Harus ada sedikit ubahan di kepala piston dan badan piston. Supaya lebih aman dan tidak mentok,” tambah Krisna yang dulu bengkelnya masuk jajaran bengkel resmi Bajaj.

Pindah ke kelompok Bajaj besar. Kampas rem sama seperti tipe kecil, bisa menggunakan part milik Thunder 125. Gir set juga sama, menggabungkan gir belakang Tiger dan gir depan Ninja 150.

Untuk busi, sobat bisa mengadopsi busi milik Suzuki Satria F-150 yang berkode NGK CR8EA. Sedangkan kampas kopling, ada dua tipe berbeda. Untuk Pulsar yang pakai tipe rumah kopling tutup, bisa mengadopsi kampas kopling milik Yamaha RX-Z yang sedikit dimodifikasi. Sedangkan untuk rumah kopling Pulsar lama, bisa aplikasi milik Yamaha Scorpio atau Kawasaki Ninja 150.

Kampas kopling pakai Honda Tiger

“Khusus untuk kelompok Pulsar besar ini, tidak ada part substitusi untuk piston. Karena piston Pulsar dikelompok ini menggunakan ukuran pen piston 17 mm. Tidak ada motor lain yang menggunakan ukuran ini,” tambah pria 25 tahun itu.

Nah, untuk sobat yang doyan mengoprek mesin untuk meningkatkan tenaga motor. Ukuran pilot jet dan main jet tentunya harus disesuaikan. Untuk semua karburator Pulsar yang bertipe vakum, bisa mengadopsi pilot jet milik Scorpio, dan main jet milik Satria F-150.

Kalau sobat malas melakukan penyesuaian saat menggunakan part substitusi, kini ada beberapa suku cadang buatan aftermarket untuk Pulsar. Namun masih cukup sulit ditemukan.(motorplus-online.com)