Find Us On Social Media :

ART Riding di Jalan Berlubang, Tips Pengereman, Upayakan Tidak Mendadak!

By Motorplus, Kamis, 27 Februari 2014 | 09:34 WIB
()

Hindari rem mendadak

Pengereman merupakan hal paling penting diketahui saat berkendara. Terlebih di kondisi seperti sekarang ini. Banyak jalan berlubang akibat banjir. Dalam kurikulum training Safety Riding Honda, materi pengereman adalah materi pertama yang diajarkan dalam menu aman berkendara.

Pada saat memutuskan mengendarai motor, hal pertama yang harus dipertimbangkan adalah menghindari diri dari risiko kecelakaan adalah bagaimana dapat menguasai teknik ngerem dengan baik dan benar.

Hadrianus Ary Yuanto, Chief Instructor PT Astra Honda Motor (AHM), yang juga lulusan kursus safety riding di Rainbow Saitama, Jepang bilang reaksi setiap pengendara berbeda ketika menghadapi jalan berlubang. “Termasuk bagaimana cara pengendara menghentikan laju kendaraan. Yang harus dilakukan jangan melakukan pengereman ekstrem,” jelasnya.

Kalau memungkinkan dan dirasakan mampu, lakukan pengereman secara bersamaan. Saat menarik tuas rem tangan, pergunakan keempat jari dengan teknik meremas. Jangan menghentakkan semua jari secara bersamaan karena akan mengunci kampas rem dan membuat motor tetap melaju meski ban berhenti.

“Tekniknya mirip saat kita berjabat tangan. Disesuaikan dengan seberapa cepat kita mau menghentikan motor,” jelas Dudut panggilan akrabnya.

Namun jika dirasakan memang sudah tidak sempat lagi, hal yang bisa dilakukan adalah segera tutup atau lepas putaran gas. Hal ini untuk mengurangi daya laju berkendara.

“Jika memang terpaksa, lewati saja lubang. Untuk mengurangi dampak kerusakan dan terjatuh, pegang setang dengan konsentrasi penuh dan kuat,” ungkap Dudut sambil bilang perhatikan kendaraan di belakang.

Bagi pengendara cewek, dalam pengamatan Dudut, seringkali khawatir terjatuh ketika menggunakan rem depan. Mereka kebanyakan hanya mengandalkan satu rem, yakni rem belakang. Honda sebenarnya sudah melakukan langkah antisipasi yakni menerapkan teknologi combi brake, yakni menekan satu tuas rem, dengan pintar teknologi ini akan melakukan pengereman di dua sektor secara bersamaan, depan-belakang.

“Teknologi ini bisa juga dimanfaatkan untuk mereka yang terkadang lupa atau takut menggunakan rem secara terpisah,” jelas instruktur berkacamata ini lebih lanjut. (www.motorplus-online.com)