Find Us On Social Media :

Safety Anak Saat Dibonceng Naik Motor, Resikonya Sangat Besar Jika Sambil Pegang Mainan

By Motorplus, Minggu, 2 Maret 2014 | 15:27 WIB
()

()
‘Cilok’ makanan favorit yang sering dipegang

Namanya juga anak-anak, bawa mainan atau makanan sudah bukan hal baru. Semua pasti sudah sering lihat anak makan sambil jalan, atau pegang mainan sambil jalan. Kalau itu tidak begitu jadi persoalan.

Bikin mengkhawatirkan ketika sang anak membawa barang yang disebut di atas ketika dibonceng. Repotnya, pengendara kadang khilaf dan lupa membiarkan anak yang dibonceng tadi tetap memegang mainan atau makanan.

“Peristiwa ini sering kita saksikan di jalananan. Terutama jalanan di sekitar perumahan. Kendaraan yang membawa mereka memang tidak melaju terlalu kencang. Kalau diperhatikan kecepatannya sekitar 30-40 km per jam,” bilang Joel Deksa Mastana yang berprofesi sebagai instruktur safety riding.

Bertumpu pada tangan kanan, kiri pegang layangan

Dengan kecepatan rendah seperti itu, menurut Joel, justru bisa membahayakan. Sebab, si anak tidak memegang kuat pengendara. “Jelas karena satu tangan memegang makanan atau mainan. Bahaya ketika motor tiba-tiba dipacu kencang atau pengendara melakukan manuver karena menghindari lubang misalnya,” ungkap Joel yang bertubuh irit itu.

Karenanya, orang dewasa yang membonceng harus sadar akan hal ini. “Nggak ada cara lain, makanan atau mainan harus disimpan terlebih dahulu seblum dibonceng. Memegang erat dengan dua tangan pun sebenarnya risiko bagi si anak tetap tinggi. Apalagi jika satu tangannya lagi dibiarkan pegang yang lain.” (www.motorplus-online.com)