Find Us On Social Media :

Komparasi Kawasaki New Ninja 250 FI Vs Kawasaki Ninja RR Mono The Battle of Two Brother

By Motorplus, Senin, 3 Maret 2014 | 15:50 WIB
()

()

Secara tidak langsung, PT Kawasaki Motor Indonesia menciptakan pertarungan di dalam kubu sendiri. ’Menyusupnya’ Kawasaki Ninja RR Mono berhadapan langsung dengan New Ninja 250 FI. Ini, macam pertarungan antara dua Ninja bersaudara untuk memperebutkan title The Best Ninja di kelas 250 cc.

Sebagi penyusup baru, tentu ada beberapa ’ilmu’ yang dibekali KMI untuk pacuan berkapasitas murni 249 cc tersebut. Meski secara tak langsung, ilmu tersebut sebenarnya ditujukan untuk melawan para lawan-lawannya yang bukan Ninja dan hadir di kelas 250 cc.

Tapi, lagi-lagi, hadirnya RR Mono yang dijual Rp 40 jutaan kudu berhadapan langsung dengan New Ninja 250 FI lebih dulu yang kini dijual Rp 52,9 juta. Biar lebih seru, simak pertarungan keduanya yang EM-Plus paparkan secara tuntas di edisi ini! • Athaya, Eka

HANDLING

Sebagai Ninja yang bertugas untuk menjadi spy alias mata-mata, Ninja RR Mono memiliki gerak tubuh yang lebih lincah ketimbang New Ninja 250. Pergerakannya, terasa luwes dan cepat ketika diajak berlari di jalur sarat kemacetan.

Liukan tubuh RR Mono yang mengaplikasi sasis lebih ramping dan bobot lebih ringan 21 kg (RR Mono = 151 kg, New Ninja 250 = 172 kg), membuat proses stop and go dan pilih jalur lebih mudah.

Namun, dengan power bawah yang lebih besar dan posisi riding yang lebih merunduk, membuat RR Mono sedikit kurang nyaman ketimbang New Ninja 250 FI. Di sinilah kelebihan generasi Ninja sebelumnya.

Dengan posisi badan sedikit lebih tegak akibat posisi setang yang lebih tinggi, dan power bawah halus, membuat New Ninja 250 FI terasa lebih nyaman buat berlari di perkotaan. Beda dengan Ninja RR Mono yang seolah ingin selalu mengumbar tenaga sejak putaran bawah! Akibatnya, rider kudu jeli pilih gigi yang tepat buat melaju di kecepatan rendah!

Begitu juga dengan redaman suspensi yang dihadirkan ketika melewati jalan berlubang. Meski keduanya dilengkapi sistem unitrack, tapi redaman New Ninja 250 lebih lembut ketimbang RR Mono.

Tetapi, ketika diajak berlari di tikungan, barulah kelebihan Ninja RR Mono kembali unggul! Manuver yang diberikan bisa lebih cepat ketimbang New Ninja 250. Selain itu, badan tak perlu banyak koreksi pacuan untuk menentukan titik masuk dan keluar dari tikungan.

Melalui tiap kelebihan ini, seolah-olah kedua Ninja dipersiapkan untuk dua kebutuhan berbeda. New Ninja 250 FI diperuntukan untuk ’menyusup’ ke karakter pengendara turing dan harian. Sedangkan Ninja RR Mono, bagi rider yang suka akan kecepatan dan melaju di sirkuit balap.

()
Setang Ninja RR Mono, lebih sigap buat taklukkan tikungan. Tapi, bikin merunduk

AKSELERASI

Seperti yang EM-Plus sebut di atas, Ninja RR Mono seakan disiapkan buat bertarung di trek balap! Hal ini, tercermin dari kecepatan berlari kedua Ninja tersebut. Untuk berlari jarak pendek, RR Mono menjadi yang tercepat. Mungkin, torsi besar akibat stroke yang dimiliki Ninja 1 silinder (61,2 mm) itu lebih panjang ketimbang New Ninja 250 yang 2 silinder (41,2 mm). Selain itu, respon sejak bukaan gas dibuka dengan transfer daya dari mesin ke roda juga lebih spontan.

Makanya, kecepatan 0 – 60 km/jam RR Mono bisa menjangkaunya dalam waktu 2,37 detik dengan jarak 18,9 meter. Sedangkan New Ninja 250 FI, 3,08 detik dengan jarak 27,7 meter.

Begitu juga untuk jarak 0 – 100 meter. RR Mono menjadi ninja yang superior. Jarak tersebut, bisa ditempuh dalam waktu 5,53 detik dikecepatan 115,1 km/jam. Namun bagi New Ninja 250, butuh waktu 6,27 detik dikecepatan 95,9 km/jam.

Untuk jarak menengah, New Ninja 250 juga masih belum mampu menyamai melesatnya Ninja RR Mono. Jarak 0 – 201 meter yang biasa jadi jarak bagi pacuan drag bike, New Ninja 250 hanya sanggup tempuh 9,74 detik di kecepatan 115,4 km/jam. Sedangkan Ninja RR Mono, tembus 8,00 detik di kecepatan 146 km/jam. Wowww...!! Buat dipakai drag pun, rasanya enggak banyak ubahan nih!

Dengan hasil ini, tentunya kemampuan Ninja RR Mono buat ’menghilang’ lebih cepat ketimbang New Ninja 250 ya. Tapi, jika bicara top speed, RR Mono kalah! Sebab, RR Mono hanya sanggup 156 km/jam. Beda dengan New Ninja 250 yang punya nafas lebih panjang di putaran atas, dan tembus di 165 km/jam.

TEST DYNO

Walau volume silinder sama alias podo, dengan konfigurasi yang berbeda tentunya performa dan karakter akselerasi yang dihasilkan akan berbeda pula.

New Ninja 250R usung mesin 2 silinder segaris (bore x stroke = 62,0 x 41,2 mm). Sedang Ninja RR Mono hanya 1 silinder, tapi diameter pistonnya mencapai 72,0 mm dengan langkah 61,2 mm.

Biasanya mesin dengan silinder lebih dari satu, karakter tenaga dan torsinya cenderung smooth. Tapi, mampu berkitir tinggi. Sementara yang 1 silinder cenderung galak di putaran bawah (torsi lebih besar) ke tengah. Selain itu, mesin 2 silinder umumnya meraih power dan torsi puncak di rpm yang lebih tinggi.

Diukur melalui mesin dyno, benar saja! Dalam kondisi sama-sama full throttle, dapur pacu New Ninja 250 mampu berputar hingga 13 ribu rpm dengan tenaga maksimum 28,9 hp di 11.445 rpm. Sementara Ninja RR Mono hanya dibatasi sampai 10.200 rpm dengan tenaga puncak cuma 26,24 hp. Namun dicapai pada putaran yang lebih rendah, yakni di 10.479 rpm.

Meski begitu, kalau dilihat dari grafik, power Ninja RR Mono mulai putaran bawah hingga mencapai 10 ribu rpm, lebih nendang ketimbang Ninja 2 silinder. Makanya, ‘ilmu’ bawah Ninja RR Mono lebih sakti ketimbang New Ninja 250!

Soal torsi pun jangan ditanya deh. Sudah pasti lebih unggul Ninja RR Mono. Maklum 1 silinder. Terukur mencapai 21,42 Nm/ 8.032 rpm. Sementara Ninja 250R hanya tembus 18,44 Nm/ 10.339 rpm. Beda 2,98 Nm, cuy!

Jadi, jangan heran kalau kemampuan akselerasi Ninja RR Mono di putaran bawah ke tengah masih lebih cepat dari New Ninja 250.

KONSUMSI BBM

Ini dia! Meski Ninja RR Mono punya ‘watak’ galak di putaran bawah, namun secara tidak langsung Ninja 1 silinder ini jugatak suka banyak minum. Makanya, ketika diajak berlari di ibu kota, RR Mono hanya minum 1 liter Pertamax Plus setiap jarak 32 km.

Sedangkan New Ninja 250 FI yang dibekali mesin 2 silinder, meminum 1 liter Pertamax Plus setiap 27 km. Maklum, terkadang buat mengajak lari New Ninja 250 FI butuh tenaga di putaran tinggi! (www.motorplus-online.com)