Find Us On Social Media :

Modifikasi Honda CBR250R Jakarta, Seting Putaran Atas Untuk Lahap Sentul Gede

By Motorplus, Rabu, 12 Maret 2014 | 19:09 WIB
()

()

Tim privateer Angel Garage Ultraspeed, tahun ini siapkan Honda CBR 250R. Niatnya 2014, bakal beradu kencang di kelas One Make Race (OMR) Honda CBR 250R. Regulasi kelas ini, minim yang boleh diubah. Regulasi menentukan, tidak boleh melakukan porting lubang in dan ex, bore up, lepas filter udara dan ganti klep. Termasuk tidak boleh ganti atau korek kem.

Tentu, ini bikin mekanik harus ekstra putar otak agar CBR-nya bisa melesat kencang. “Supaya motor bisa kencang dengan part standaran, ada beberapa bagian yang dikustom. Kita develop bagus di putaran atas. Pasalnya, untuk melahap trek Sentul Besar, power atas yang dibutuhkan,” papar Muktar ‘UT’ Yusuf, tuner yang kebagian develop engine.

()

Menyasar putaran atas, kem standar cukup digeser. Itupun hanya kem buang. Saat kem ex berada di dudukannya, digeser maju 5 derajat. Pergesaran maju, menyebabkan klep ex membuka dan menutup lebih awal. Efeknya, peak power bergeser lebih jauh. CBR standar, peak power ada di 8.000 rpm, setelah digeser 5 derajat puncak power jadi di gasingan 11.000 rpm.

Setelah dapatkan setingan power atas, untuk mengail gasingan bawah kompresi dibikin padat. Caranya, blok silinder bagian bawah dipapas sekitar 0,4 mm. Lanjut diganjal paking 1 lembar dengan tebal 0,3 mm. Itu bikin piston diameter 76 mm dengan stroke 55 mm, mendem 0,2 mm.

()

Ditambah pemakain paking atas 0,3 mm. Total seher mendem 0,5 mm, aman meski trek Sentul panjang, enggak takut seher jebol. Kini perbandingan kompresi mesin yang awalnya 10,7 : 1, jadi makin padat sekitar 12 : 1.

Putaran atas engine dimaksimalkan lewat pemilihan ECU merek aRacer tipe RC1. “Setingan belum ketemu yang pas, tapi targetnya tembus 28 dk,” aku Freddy A. Gautama yang kebagian seting ECU.

Setingan galak di putaran atas, tentu ada tujuannya. Saat start motor enggak agresif dan liar. Pasalnya motor ini bakal dibesut rider cewek, Dewi Suharti Fausum asal Bontang, Kalimantan Timur.

Di suspensi, mengimbangi karakter Dewi yang smooth, dibikin lebih stabil dengan adopsi sok belakang aftermarket merek RPM. Sedangkan per sok depan, digawangi per Hyper Pro model progresive. (www.motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI

Koil: Ultraspeed

Knalpot: RX8

Kampas kopling: WRX

Per kopling: CLD

Ban: Pirelli Diablo Rosso