Find Us On Social Media :

Subtitusi Belt Honda Vario, Akselarasi Suzuki Spin dan Skywave Makin Nonjok Tanpa Bersuara Kasar

By Motorplus, Jumat, 4 April 2014 | 15:08 WIB
Subtitusi Belt Honda Vario, Akselarasi Suzuki Spin dan Skywave Makin Nonjok Tanpa Bersuara Kasar (motorplus)

Subtitusi Belt Honda Vario, Akselarasi Suzuki Spin dan Skywave Makin Nonjok Tanpa Bersuara Kasar (motorplus)
Belt Vario 125 sedikit lebih panjang

Biker penunggang Suzuki Spin atau Skywave, pasti merasakan ketika tarik gas, rpm susah naiknya. Hal ini banyak dikeluhkan pengguna Spin dan Skywave. Bahkan kadang disertai suara kasar seperti entakan. Motor terasa lemot, dan BBM pun menjadi lebih boros.  

Untuk mendapatkan part perfroma skubek Suzuki ini pun lebih susah dibanding merk lain. Sudah bukan rahasia lagi, substitusi menjadi cara cerdas yang sering dilakukan.

Satu solusi untuk menaikkan tarikan bawah Spin dan Skywave, dengan mengganti belt standarnya. Seperti yang dilakukan Ronny, biker penunggang Skywave di Ciputat, Tangerang Selatan. Setelah ia mengganti belt dengan punya Honda Vario 125, bunyi sedikit hilang. Tarikan bawah responsif. "Enggak ngeden lagi. Tarikannya kayak nonjok," ujarnya.

Harry Anggi, mekanik R59 Matic di Jl. Dewi Sartika, No. 32, Ciputat, Tangerang Selatan, langsung mengiyakan. Cara paling gampang mengatasi tarikan bawah pada Spin dan Skywave yang lemot, ya pakai belt punya Vario injeksi itu.

Secara fisik, panjang belt Vario 125 sedikit panjang. Tetapi, ini tidak menimbulkan masalah. Masih aman, karena kelebihannya cuma dalam milimeter, enggak bikin slip.

Selain itu, bentuk garis-garis di bagian dalamnya sedikit berbeda. "Garis bagian dalam belt Vario 125 lebih kecil-kecil dan rapat. Sedangkan milik Skywave lebih lebar. Mungkin, itu yang mempengaruhi. Dengan bentuk yang kecil-kecil, cengkeraman ke puley jadi lebih kuat. Jadi lebih padat," ujarnya Anggi.

Ketebalannya juga tidak terlalu beda. Dan, belt Honda Vario 125 lebih mudah mendapatkannya. Pemakai motor Vario kan lebih banyak, sehingga bengkel umum pun juga lebih stok belt Honda.  Kalaupun ke bengkel resmi, bengkel Suzuki tergolong jarang. Belum lagi kadang harus inden untuk satu belt. Kelamaan.

"Untuk mengganti belt Spin dan skywave lebih sering pakai punya Vario 125," tambah Anggi. Soal harga, untuk Skywave Rp 121 ribu dan punya Vario 125 Rp 135.000.

Harry pun pesan, cara ini sekadar menaikkan tarikan bawahnya dan sudah cukup untuk motor Spin dan Skywave standar atau sedikit alami peningkatan perfroma. "Tetapi jika ingin tarikan bawah dan atasnya cepat, selain ganti belt, maka juga perlu lakukan metode bore up dan seting puli juga. Jadi semua ikut terdongkrak," wantinya. (www.motorplus-online.com)