Find Us On Social Media :

Check Kondisi Rider Sebelum Balap Itu Sudah Jadi Kewajiban

By Motorplus, Kamis, 21 Agustus 2014 | 14:37 WIB
()

Idealnya, sebelum turun balap para rider wajib menjalani general check up paripurna. Dicek kondisi tubuh, tekanan darah dan seluruh sisi yang menyangkut kebugaran. Jika ada keluhan, tim medis wajib menginstruksikan pembalap boleh melanjutkan atau tidak. Seperti pengalaman motorplus-online.com saat bersama Doni Tata Pradita di seri GP250 Barcelona tahun 2008 lalu yang terjatuh saat sesi latihan. Muncul keluhan bagian punggung ada yang sakit. Tim dan Doni sendiri langsung mengecek medical center.

Penanganan pertama Doni dicek dari fisioterapi. Setelah ditekan beberapa bagian tulang di belakang badan dan dipijit dibilang silakan melanjutkan QTT. Artinya, diperlukan ketegasan dari ahli medis. Terlebih jika terjadi accident semisal terjatuh. Jika memang tidak layak secara medis, racer harus dilarang turun balap apapun resikonya.

Siap-siap menghadapi resiko fatal jika tim medis longgar dan toleran. Misalnya, kondisi cidera atau tidak fit, tapi dipaksakan turun. Resikonya mengundang kecelakaan fatal.

Dr. Aviandy Sukarto, Msc. SpKP berkomentar. “Dokter sirkuit harus memiliki skill Teknik Darurat Medik. Ini berkaitan dengan penanganan cepat dan tepat saat terjadi insiden. Di lapangan, ia harus tahu betul gangguan-gangguan yang dialami racer. Gangguan persendian sampai kemungkinan cedera tulang belakang. Jangan dilupakan juga ikhwal gangguan syaraf pusat seperti benturan di kepala, yakni counter copp. Penjelasannya, otak itu mengambang dalam cairan. Jika terbentur dari depan, maka yang memar di bagian belakang. Efeknya menyerang otak kecil, menyebabkan black out, gangguan pernapasan dan banyak lagi,” bilangnya.

“Impact yang besar menyebabkan udema atau pembengkakan dan mengganggu pernapasan juga fungsi jantung. Standar dokter sirkuit, pastinya tahu gejala ini. Tapi, masalahnya apakah bisa menangani secara cepat dan tepat? Di sinilah diperlukan teknik darurat medik,” jelas dokter pernah menawarkan tim khusus di zaman Tinton Soeprapto dulu. (www.motorplus-online.com)