Find Us On Social Media :

Proposal MotoGP 2017-2021 Dari Dorna

By Motorplus, Minggu, 19 April 2015 | 07:50 WIB
()

Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna Sports yang jadi promotor MotoGP, sudah mengajukan proposal terbaru. Ini proposal rencana MotoGP 2017-2021 dari Dorna yang menyangkut kontraknya dengan pabrikan dan tim privateer. 

Proposal rencana MotoGP 2017-2021 dari Dorna sekarang akan dipelajari beberapa pihak, seperti FIM, IRTA (International Racing Team Association atau Asosiasi Tim dan Pembalap), dan MSMA (Motorcycle Sports Manufacturers' Association atau Asosiasi Pabrikan Untuk Balap Motor Dunia).

Inilah isi proposal rencana MotoGP 2017-2021 dari Dorna:

  1. Semua aturan teknik akan jadi aturan tetap dari 2017 sampai 2021 tanpa ada perubahan kalau semua pihak setuju dengan aturan tersebut.
  2. Enam produsen dikonfirmasi akan memasukkan dua motor dari pabrikan dan dibayar sejumlah uang tertentu oleh Dorna. Masing-masing manufaktur juga akan punya kewajiban menyewakan dua sampai empat motor kepada tim private atau tim satelit . 
  3.  Dorna akan membayar hampir seluruh biaya penyewaan semua motor untuk tim satelit, dengan kesepakatan harga tertinggi yang sudah disepakati. Cara ini akan memberikan keamanan finansial yang lebih besar . Secara total Dorna akan menempatkan hampir 30 % lebih banyak uang ke dalam grid start dibanding sekarang.
  4. Tidak ada tim baru yang akan diterima, kecuali ada tim yang mundur karena jumlah pembalap di kelas MotoGP maksimum hanya boleh 24 rider. Jadi satu pabrikan akan punya dua motor untuk tim pabrik dan dua motor untuk tim satelit dengan hitungan ada enam manufaktur motor yang bergabung. Setiap tim private akan punya hak menyewa motor dari pabrikan dengan spesifikasi seperti motor  untuk tim satelit.     
  5. Maksimum jumlah seri tidak akan lebih dari 20 putaran per musim (saat ini ada 18 seri). Seri di Austria akan konfirmasi untuk tahun depan. Dorna masih sedang membicarakan dengan pihak Thailand dan juga dengan salah satu negara di Asia Tenggara.
  6. Tahun 2017 pabrikan yang sudah siap berkompetisi di MotoGP Honda, Yamaha, Ducati, Suzuki dan Aprilia , KTM yang tahun 2017 jadi debut pertamanya turun di MotoGP.
  7. Sistem aturan penggunaan ECU satu merek akan menjadi wajib dari musim 2016, ketika kejuaraan akan menggantikan Factory Class dan Open Class dengan satu set aturan teknis , meskipun konsesi atau kesepakatan untuk pihak pabrikan enggak menuntut soal aturan podium (sudah enggak ada lagi seperti contoh Ducati tahun ini. Jatah bensin berkurang setelah tim Ducati naik podium di seri I MotoGP Qatar, red). (www.motorplus-online.com)