Find Us On Social Media :

Fakta Pembalap Drag Bike Meninggal Saat Setting Motor

By Motorplus, Kamis, 14 Mei 2015 | 06:15 WIB
()

Motor Cendy Gerry setelah tabrakan

Selama dua tahun ini tercatat lebih dari tiga joki drag bike meninggal. Musibah yang terjadi terhadap Cendy Gerry, drag biker profesional yang meninggal Selasa lalu (12/3) bisa diambil pelajaran. Dari peristiwa kematian joki balapan lurus, ada fakta pembalap drag bike tewas saat setting motor.

Empat fakta pembalap drag bike tewas saat setting motor.

1. Di Luwu Sulawesi Selatan

Aco Kiwil dan Edhy, dua joki balapan lurus, tewas di tempat saat setting motor di salah satu gelaran drag bike di Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, 28 Oktober 2013. Keduanya tabrakan saat setting motor saat trek belum sedang disiapkan panitia.

2. Di Jogja

Dua dragster, Andi Bogel dan Rudi Mlinjo, mengalami nasib naas persis seperti Aco Kiwil dan Edhy. Andi dan Rudi sedang setting motor di trek pantai Depok, Jogja, di salah satu event drag malam Jogja. Keduanya bertabrakan. Kejadiannya 24 Mei di mana panitia juga sedang menyiapkan gelaran dan trek dalam kondisi belum ada pembatas.   

3. Di Semarang

Stevanus Nawier, adik kandung joki balapan lurus kondang Eko Chodox, meninggal setelah kecelakaan waktu setting motor. Peristiwa ini terjadi 29 September di Semarang. Beritanya silakan lihat di www.motorplus-online.com.  

4. Di Batam

Tanggal 14 Maret lalu dua joki balapan lurus tabrakan dan tewas saat setting motor di kawasan paddock. Kejadian ini menjadi ramai di bicarakan saat salah satu balapan lurus di Batam. Joki yang meninggal salah satunya Samuel atau yang dikenal Aweng.

Dari fakta pembalap drag bike tewas saat setting motor sebagusnya joki balapan lurus harus waspada kalau saat setting motor jauh lebih berbahaya dibanding saat balapan. Karena saat balapan, perlengkapan keselamatan seperti helm, sepatu, sarung tangan, dan pakaian balap sudah dikenakan. Saat race jalur pembatas dan pagar keamanan pun sudah terpasang. (www.motorplus-online.com)