Find Us On Social Media :

Yamaha Mio 2010 Jagoan Pendatang Baru Gopek Meter

By Motorplus, Senin, 11 Januari 2016 | 08:13 WIB
()

()

Ahoc'x Racing enggak ada hubungannya dengan Gubernur DKI, Ahok. Ahoc’x Racing bikin Yamaha Mio 2010 jagoan pendatang baru gopek meter. Yamaha Mio 2010 jagoan pendatang baru gopek meter spek 58-an di Jakarta Timur untuk malam hari.

Walau jagoan Ahoc’x Racing, tapi Yamaha Mio 2010 jagoan pendatang baru gopek meter hasil riset perdana untuk motor matik, tetapi di TKP lumayan bikin lawan-lawannya berpikir dua kali bila ingin sparing dengannya. Neh bro kalau mau dalemannya Mio Ahoc’x!

HEAD. Agar proses masuk dan keluarnya campuran gas lancar untuk Yamaha Mio 2010 jagoan pendatang baru gopek meter, selain porting polish inlet dan exhaust port, ukuran klep diganti yang lebar, yakni 31/25 mm (in/ex). Profil noken as juga ikut disesuaikan karakter motor gopek meter. Durasi kem dibikin kembar 262°, baik in maupun ex.

“Rinciannya, klep isap membuka 35° sebelum TMA (Titik Mati Atas) dan menutup 47° setelah TMB (Titik Mati Bawah). Sedangkan klep buang membuka 47° sebelum TMB, dan menutup 35° setelah TMA,” jelas Yudha Saputra, sang mekanik yang galaknya mirip seperti bapak Ahok sang gubernur DKI.

SILINDER & KRUK AS. Buat main kelas 58-an, Yudha menjejali piston belabel Moto 1 dengan diameter 58,5 mm di Yamaha Mio 2010 jagoan pendatang baru gopek meter. Lalu, posisi big end di kruk as digeser 6 mm. Bila stroke aslinya Mio 57,9 mm, maka setelah big end digeser, naik jadi 69,9 mm (tambah 6 mm x 2). Sehingga kalau dihitung, kapasitas mesin Mio tersebut sekarang jadi 187,7 cc.

CVT. Di sektor penerus daya Yamaha Mio 2010 jagoan pendatang baru gopek meter, kemiringan pulley disesuaikan karakter mesin. Tapi, ukurannya masih rahasia dapur. Yudha hanya kasih tau, bobot roller yang dipasangkan 9 gram rata. Trus, gigi rasio menggunakan perbandingan 17/39. “Racikan segitu bikin power di tiap putaran bisa merata,” celetuk pria yang sedang cari calon istri ini. Tuh sistra, ada yang mau gak? Hahaha...

KARBURATOR. Uniknya, untuk mencukupi kebutuhan gas di ruang bakar usai kapasitas mesin digedein, Yudha tetap andalkan karbu standar. Itu tanpa di-reamer atau digedein lubang venturinya loh. “Paling cuma bermain di setingan pilot jet dan main jet. Buat trek 500 meter, gue paduin pilot jet 50 dan main jet 190,” tutup pria yang tertarik wanita berhijab ini. Cuiitt..cuiitt..! (www.motorplus-online.com)

DATA MODIFIKSI

Sok depan : Satria FU

Ban belakang : Eat My Dust 60/80-17

Handgrip : KTC

Knalpot : Custom

Gas spontan : KTC

Stabilizer : Ride It