Find Us On Social Media :

Sip Banget Kawasaki Ninja 250 R Dirombak Jadi Low Rider

By Motorplus, Senin, 15 Februari 2016 | 06:06 WIB
()

()

Meski Lutvia F. bukan keturunan negro, namun untuk konsep modifikasinya kental nuansa negro dan blink-blink. Kerennya Kawasaki Ninja 250 R dirombak jadi low rider oleh Lutvia. Kawasaki Ninja 250 R dirombak jadi low rider dengan sentuhan gaya American Low Rider. Tak salah jika sering jadi jawara di ajang contezt Jateng, Jabar dan DIY.

Sebetulnya konsep motor milik Andre asal Tasikmalaya, Jabar finishing cat ala nuansa kedaerahan garapan bengkel TCM yang memiliki spesialisasi airbrush yang kental nuansa seni. Yuk, kita bongkar detail Kawasaki Ninja 250 R dirombak jadi low rider.

SWING ARM. Mengacu pada konsep American Low Rider, lengan ayun wajib diganti. Memakai bahan pipa 1 inci yang dirangkai sendiri sesuai dengan konsep desain yang molor panjang. Mekanisme monoshock masih sesuai bawaan motor, hanya saja sokbreker ditukar pakai agar lebih nyaman dipakai riding. Namun dibuatkan mekanisme transfer gir, menyesuaikan ban gambot ukuran 330/30-17 yang membalut pelek handmade selebar 13,5 inci.

BODI. Racikan bodi, Lutvi dibantu Ripto dari rumah modifikasi RCB yang gape fiberglass. Tentu saja detailnya menyesuaikan gaya serba lebar menyesuaikan roda. Misalnya buntut ala Cafe Racer yang dibuat besar. Bentuknya seolah pipih, karena dibuat lebar. Konsep fairing dibuat singset dengan model half fairing, termasuk ubahan tangki dengan dimensi besar dengan material fiberglass.

VARIASI. Mendukung konsep, aplikasi penunjang lain seperti komponen setang dan pernik pendukung macam knalpot ikut dipoles agar kemilau. Caranya dikrom dan poles oleh Ryo dari workshop spesialis krom RCP, Purwokerto. Dan asyiknya, motor ini bukan jago buat tampil poser. “Namun juga fungsional dipakai riding,” jelas Lutvi dari bengkelnya yang beralamat di Jl. Sukajati No. 23, Bantarsoka, Purwokerto, Jawa Tengah.

PAINTING. Tema Reog Ponorogo jadi acuan dalam soal tatanan visual, dimana aksen berbau kedaerahan muncul pada bagian buntut dan fairing depan. Semua dibuat untuk menunjukan nilai Bhineka Tunggal Ika. Lebih patriotis dengan sentuhan ala Indonesia, bukti kaum muda yang cinta Tanah Air. Racikan ini pakai cat keluaran Sikkens, sedang polirednya pakai Spies Hecker. (www.motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI

Ban depan          : Metzeller 120/70-17

Ban Belakang       : Avon 330/30-17

Pelek depan        : Yamaha R1

Pelek belakang     : Handmade

Swing arm          : Handmade

Sok depan          : Yamaha R1

Sok belakang       : Suzuki GSX 1000 R

Lampu depan        : Pro-G

Knalpot            : GPR

TC                 : 0857-9366-6611.