Find Us On Social Media :

ECU Racing Aman Untuk Anak

By Motorplus, Senin, 14 Maret 2016 | 06:24 WIB
()

ECU racing atau programmable bukan cuma bisa bikin motor tambah kenceng, tapi bisa dipakai sebagai fitur keselamatan. Sobat yang sudah punya anak ABG bisa membatasi kecepatan motor dengan mengoperasikan fitur di EU racing. Ini bagus buat menjaga anak atau sanak saudara yang doyan naik motor ugal-ugalan dengan kecepatan tinggi. Jadi, ECU racing aman untuk anak.

“Di ECU programmable ada fitur yang bisa menentukan limiter rpm. Pengguna bisa mematok limiter rpm sesuai kemauan. Untuk keperluan balap, pastinya angka limiter rpm dipatok tinggi. Namun, buat peranti keselamatan bisa dipatok di rpm rendah. ECU BRT Juken 3 limiter rpm-nya bisa diset mulai 5.000 rpm-20.000 rpm,” jelas Tomy Huang, bos BRT-Bintang Racing Team.

Masih belum paham? Begini logika kerjanya. Kecepatan motor tergantung putaran mesin. Semakin tinggi rpm, semakin tinggi juga kecepatan yang diraih. Jika putaran mesin dibatasi di putaran rendah, otomatis kecepatan motor akan berkurang. Misalnya, rata-rata limiter rpm motor sport 150 cc dipatok pabrikan di kisaran 10.000 rpm. Berarti, jika limiter diubah jadi 5.000 rpm, tenaga dan kecepatan motor akan terpangkas setengahnya.

Karena rpm dibatasi, jelas kan ECU racing aman untuk anak. “Putaran mesin segitu di mesin motor sangat rendah loh. Pasti, tenaga dan kecepatan mesin akan banyak berkurang. Dijamin motor susah buat diajak ngebut. Cocok buat peranti keselamatan,” tambah Freddy A. Gautama, bos Ultraspeed Racing selaku distributor resmi ECU aRacer.

Cara seting ECU racing aman yang aman untuk anak, kurang lebih sama di setiap merek ECU. Di BRT Juken 3, menu untuk mengubah limiter rpm bisa diset lewat remote, aplikasi Android ataupun lewat aplikasi di laptop. Begitu juga di ECU aRacer, ada yang bisa diubah lewat remote ataupun lewat aplikasi di laptop. Nanti akan keluar jendela aplikasi limiter rpm. Tinggal isi angka atau memilih rentang limiter rpm yang dimau. Untuk di aRacer, minimum limiter rpm-nya di 6.000 rpm.

“Enggak perlu takut teknik ini akan membuat masalah pada mesin. Cuma limiter rpm saja kok yang diubah letaknya. Jadi, tidak berpengaruh pada kinerja dan keawetan kondisi part di mesin,” tutup Tomy Huang.

Sok dicoba supaya ECU racing aman untuk anak! (www.motorplus-online.com)