Find Us On Social Media :

Oli Girbox Matic Pakai Oli Mesin?

By Motorplus, Rabu, 18 Mei 2016 | 06:32 WIB
()

Sampai sekarang masih banyak pengguna matic yang pakai oli mesin untuk melumasi girbox. Padahal, pilihan oli khusus girbox untuk skubek yang beredar di pasaran sudah banyak.

“Penggunaan oli mesin untuk girbox, sah-sah saja. Selagi spesifikasinya sesuai anjuran pabrikan. Perlu sobat perhatikan, pabrikan umumnya merekomendasikan SAE 20W-40. Atau ada juga yang SAE 20W-50. Jadi, kalau mau menggunakan oli mesin untuk oli girbox, kudu tengok dulu SAE-nya. Karena oli mesin skubek kan ada yang 10W-30,” wanti Stephanus Martin, punggawa bengkel Pandu Motor.

“Zaman dulu, sewaktu Yamalube belum bikin oli khusus transmisi, dianjurkan pakai oli mesin juga. Toh, gak ada masalah. Jadi, ya boleh-boleh saja kalau kepepet,” tukas M. Abidin, GM After Sales Service Division dan Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Hal senada dilontarkan Mardiani Indriastuti, dari bagian R&D PT Federal Karyatama, selaku produsen Federal Oil beberapa waktu lalu pada EM-Plus. “Tidak masalah sih pakai oli mesin. Tapi, sekarang kan sudah banyak pilihan oli khusus girbox yang formulasinya dirancang khusus untuk transmisi. Jadi, tidak ada salahnya dimanfaatkan.”

Kalau menurut Martin, oli girbox harus sedikit lebih kental. Tujuannya, selain meredam suara, juga gesekan antar gigi. Penggunaan oli mesin untuk girbox memang masih masuk akal. Apalagi jika dilihat secara sepintas, kerja girboks lebih ringan dibanding oli mesin. Yang tidak boleh adalah, jika dibalik. Yaitu, menggunakan oli girbox untuk oli mesin.

Di dalam mesin, putaran mesin cukup tinggi. Kerja pelumas tentunya cukup berat. “Apalagi, dibarengi kompresi dan panas pembakaran. Pada oli mesin, juga biasanya ada formula khusus untuk melindungi mesin yang tidak ada pada oli girbox,” lanjut Martin yang bengkelnya di Jl. Tipar Cakung, Jakarta Timur. (www.motorplus-online.com)