Find Us On Social Media :

Modifikasi Yamaha V-ixion Jaran Putih

By Motorplus, Rabu, 8 Maret 2017 | 05:31 WIB
()

()

Jika Gedung Putih hanya ada di negeri Paman Sam, Amerika Serikat, milik Adnan Prabandaru asal Milangsari, Magetan, Jawa Timur, cukup Jaran Putih (Kuda Putih: Red) ini.

Ealahh.. jauh amat hubungannya gedung dengan kuda, hahaha.. Wis, seng penting berbekal kuda besi injeksi keluaran garpu tala ini, doi jadi pede ngajak gaul jaran putihnya wara wiri ke kampus.

Sebab, genre modif yang diusungnya diyakini Anan bakal ngetren di 2017 ini. Gaya supermoto yang dianut sebelumnya, dengan tampilan setang baplang dan asepdon pada kaki depan, diubah jadi beda lagi. Nah, Andri dari rumah modifikasi EVO Concept, diminta pemuda Gunung Lawu ini agar motornya dibikin layaknya jaran yang lincah dan kencang larinya, jadi supermoto klasik.

()
Langkah awal yang diambil Andri, merancang ulang penampung bahan bakar. “Tangki kustom ini kapasitasnya hanya 5-6 liter. Oh iya, lantaran tetap ingin mempertahankan teknologi injeksi dari V-ixion, terpaksa harus bikin dudukan fuel pump. Posisi fuel pump dimundurkan sekitar 3 cm dari posisi standarnya,”
()
Builder EVO Concept di Jl. Manggis, No. 57B, Magetan ini, gak mau nanggung saat memilih arah modifikasi gaya supermoto klasik. Bagian belakang yang jadi penopang jok single seater, disunat. “Subrame tengah ke belakang dibikin ulang dari pipa seamless berdiameter ½ inci. Dibentuk nungging dengan ujung membulat. Gaya V-ixion masih sedikit keliatan. Jok gaya cafe racer pun nampak pas dengan dimensinya,” jelasnya.
()
Buah alpukat jadi inspirasi Andri yang suka berulah. Dikawinkan lampu standar milik Colt T lawas yang membulat, aura klasik semakin kuat. Pancaran sinar dari headlamp juga jelas. Headlampnya masih pakai kaca gelas, bukan plastik. Tinggal tambah besi teralis yang dipasang lurus,” tambah builder yang masih membujang ini.
Berbekal upside down copotan YZ 125 untuk kaki depan, biar posisi Jaran Putih semakin tegap dan kuat menerjang berbagai kondisi jalan. Namun sudut rakenya diubah jadi 28 derajat, membuat posturnya jadi lebih tinggi khas motor SE tulen.

(www.motorplus-online.com)