Pasalnya, posisi baut penyetelnya hampir ketutup sama ujung dinamo starter.
Sebelum dipasang karbu Tiger kudu ubah kombinasi pilot-jet dan main-jet. Kombinasi yang pas pilot-jet 40 dan main-jet 118.
“Jangan lupa setelan udara diputar 1,1/8 putaran. Setelah pas baru dipasang,” jelas Yongi Setiady dari Yong’s Motor, Bandung.
Tinggal kabel gas asli Scorpio-Z diganti dengan Tiger. Di Tiger ada dua kabel gas ke arah karbu. Kalau untuk dipasang ke Scorpio-Z pakai kabel gas tarik aja.
“Kodenya kabel A. Jangan lupa beli karbu Tiger tahun 1998 ke bawah yang bekas aja. Harganya enggak lebih dari Rp 500 ribu dan gampang nyetingnya,” ujar Om Yong yang bermarkas di kawasan Kenari, Bandung.
2. Karbu Keihin PE28 (Honda NSR150 SP)
Seandainya mau sedikit ribet, silakan pilih deh karbu Keihin PE28 milik Honda NSR150 SP. Dibilang ribet karena pemasangan PE28 ke Scorpio-Z butuh tambahan adaptor sekitar 3 cm. Spuyer pilot-jet pakai ukuran 40 dan main-jet 115.
"Tapi, nyetingnya enggak semudah pakai karbu Tiger. Tambah adaptor aja sudah pengaruh buat nyeting spuyer. Kelemahannya pasti di putaran menengah atas," jelas Afid dari markasnya di kawasan Slipi, Jakarta Pusat.
Jangan lupa brother, karbu PE yang asli di atas Rp 1 juta.
Silakan deh beli yang imitasi dan tentunya kudu pintar seting agar dapat yang pas.
3. Karbu Yamaha RX-King
Pilihan terakhir karbu pengganti untuk Yamaha Scorpio-Z punya Yamaha RX-King, Mikuni 26. Banderol Mikuni 26 punya RX-King yang asli Rp 700 ribuan. Ini pilihan terakhir kalau sudah nyerah cari karbu Tiger dan Keihin PE28.
Pasalnya penggantian pakai RX-King eksperimen Afid yang akan mengalami kesulitan pas pemasangan.