Find Us On Social Media :

Korekan Suzuki Nex untuk Road Race yang bisa Bikin Geger Matic FFA

By Motorplus, Sabtu, 27 Mei 2017 | 08:57 WIB
()

Suzuki Nex korekan KAAMS Workshop yang digas Ecko ‘Cicak’ Ramadansyah ini, satunya skubek Suzuki yang berani bejaban di road race untuk kelas Matic FFA.

Itu diperlihatkan di Walikota Bekasi Roadrace Championship seri kedua di sirkuit Vida, Bekasi, Jawa Barat lalu. Padahal spek mesinnya enggak terlalu ekstrim, hanya mengandalkan kapasitas 149 cc.

“Itu pun masih terkendala di CVT-nya. Karena masih jarang dan sedikitnya part racing yang tersedia untuk Suzuki Nex,” bilang Febrianus alias Mbe, owner dari KAAMS Workshop. Nah, biar enggak penasaran, yuk diintip modifikasinya!

1. BORE UP & STROKE UP.

(BACA JUGA: Jatuhnya Valentino Rossi Karena Enggak Peduli Larangan Bapaknya)

Supaya tenaga melimpah, trik bore up dan stroke up pun diambil.

Mbe mengandalkan piston Kawahara berukuran 57 mm (standarnya 51 mm) untuk dicangkok ke silidernya.

Piston Kawahara ini diberi dome setinggi 3,5 mm, dengan mendem piston saat TMA 0,3 mm (paking blok terpasang). Ketika diburet, didapat rasio kompresinya 10 : 1.

“Tidak terlalu tinggi, karena konstruksi head dari Nex ini hampir sama dengan Suzuki Shogun lama, yang punya model squish dalam,” bilang Mbe.

()

2. HEAD.

Di bagian head, Mbe menggunakan klep dari Honda Sonic yang dikustom ulang menjadi ukuran 27/23 mm (in/ex). Diameter batang klepnya 5 mm. “Sementara kemnya dikustom dengan metode gerus. Sesuai feeling mekanik dan joki aja, enggak sampe didial, hehehe..,” beber pria yang workshopnya di Jl. KH. Agus Salim No. 132, Bekasi.

3. RADIATOR.

Supaya suhu mesin tetap terjaga, sistem pendingin mesin yang aslinya andalkan udara, direkayasa jadi pakai radiator.

Caranya, blok silinder dibikinkan water jacket-nya terlebih dulu dengan cara dilas argon.

“Water jacket-nya cuma ada di kanan, soalnya sebelah kirinya kan ada rantai keteng. Jadi, enggak perlu sampai kesitu pendinginannya,” tuturnya.

Trus untuk radiatornya, comot kepunyaan Honda Vario 110 lama yang dikustom lagi jadi lebih sempit. “Pompa cairan pendinginnya pakai electric water pump copotan mobil,” lanjut pria asal Kalimantan ini.

4. KARBURATOR & CVT. 

Bagian pengkabutan, Mbe menggunakan karburator dari Keihin PE 28. Setingan pilot jet menggunakan 50 dan main jet ukuran 135. D

i bagian penerus tenaga ke roda belakang, Mbe mencangkokkan puli set kepunyaan Honda BeAT kecuali V-belt-nya. Karena, V-belt kepunyaan Nex lebih tebal bahannya.

“Ubahannya, hanya pada diameter as puli bagian depan. Diameter as puli depan kepunyaan BeAT hanya 14 mm, sedangkan Nex 16 mm. Jadi, lubang as puli depan kepunyaan BeAT dibubut sebanyak 2 mm. Selebihnya tinggal plek saja. Oh iya, sepatu kampas gandanya menggunakan kepunyaan Yamaha Mio. Karena, tapak sepatu kampas ganda Mio lebih lebar,” tutup Mbe.

DATA MODIFIKASI

Ban depan     : FDR 90/80-14

Ban belakang  : FDR 90/80-14

Knalpot       : CS Racing Muffler

CDI           : BRT (www.motorplus-online.com)