Find Us On Social Media :

Suzuki Satria F-150 Terkencang di Indonesia

By Motorplus, Sabtu, 1 Juli 2017 | 18:59 WIB
()

Sebutan Suzuki Satria F-150 terkencang di Indonesia sepertinya pantas dianugrahkan pada Suzuki Satria F-150 ini.

Pasalnya, Satria FU milik tim Salax Speed yang bermain di kelas Bebek 4-tak Standar 150 cc kebut lurus ini mampu mencetak best time 8,173 detik.

Time segitu diklaim terbaik saat ini di kelas standaran.

Bebek hyperunderbone Suzuki milik Surono tersebut hasil kilikan dari UJM Speed Jogjakarta.

(BACA JUGARider Ini Pecahkan Rekor Wheelie Terkencang)

“Best time yang telah diraih motor ini ditorehkan saat event AHRS di Sragen (Jawa Tengah) lalu, dengan joki Erwin Sredex,” buka Surono, yang pengen merasakan balapan di luar Jawa Tengah ini.

Seperti apa ubahan yang dilakukan oleh UJM dengan komandan Supriyono ini? Berikut penjelasannya!

1. SILINDER.

Di bagian ini kapasitas mesin hanya boleh mentok 150 cc.

“Makanya meski piston diganti pakai diameter 63,5 mm dari Kawahara, stroke-nya diturunin,” bebernya.

Langkah piston diperpendek dengan pemakaian stang piston dan kruk as dari motor Honda CBR 150R, terhitung hanya 47,2 mm. Sehingga kapasitas mesin jadi 149,4 cc.

Yang dikejar dari pemakaian piston ini adalah kompresi, lantaran memiliki dome yang cukup tinggi.

Saat diukur pakai compression gauge, tercatat tekanan kompresinya mencapai 15,3 bar. Kompresi sebesar itu didapatkan setelah dilakukan pemapasan head silinder sebanyak 0,5 mm.

()

2. KLEP.

Untuk pintu keluar masuknya bahan bakar dan hasil pembakaran, dipercayakan pada klep Jepang.

“Diameter payung 22/19 mm (in/ex), cukup untuk dongkrak performa mesin,’cocor mekanik yang ngendon di Bantul, Jogjakarta ini.

3. NOKEN AS.

Durasi buka tutup kedua klep itu diset ulang lewat noke as kustom.

Dimana lama bukaan katup isap maupun buangnya dibuat sama besar, yaitu 264°.

“Rinciannya in dibikin membuka 1 mm di 25° sebelum titik mati atas (TMA) dan menutup 59° setelah titik mati bawah (TMB),” jelasnya. Sedang ex-nya membuka di 59° sebelum TMB dan menutup di 25° setelah TMA.

Sedangkan lift keduanya dibentang sejauh 9 mm.

“Untuk pegas katupnya dipilih dari Honda CRF 150 yang punya diameter lebih besar dibandingkan milik Satria FU,” urai mekanik yang hanya melakukan reamer sedikit di karburator.

4. RASIO TRANSMISI.

Untuk mendapatkan luapan tenaga yang sesuai pada tiap tingkat kecepatan, rasio ditata ulang.

“Rasio gigi 1 dan gigi 6 saja yang mendapatkan perlakuan khusus. Lainnya masih standar,” jelasnya sembaru unjuk perbandingan gigi 1 = 13/31 dan gigi 6 = 25/21. Kemudian dikombinasi final gir 12/43.

DATA MODIFIKASI

Koil        : YZ 125

CDI         : Rextor LE

Bengkel     : UJM (08175481413) (www.motorplus-online.com)