Find Us On Social Media :

Tujuan Utama Michael van der Mark Di MotoGP Malaysia, Ternyata...

By Arseen, Kamis, 26 Oktober 2017 | 21:09 WIB
Michael van der Mar ( LAT Images)

MOTOR Plus-online.com - Pernah di tujuk oleh Yamaha untuk menggantikan Valentino Rossi di GP Aragon, Michael van der Mark gagal untuk merasakan Yamaha YZR-M1 milik Valentino Rossi.

Namun, kali ini, pembalap World Superbike (WSBK) Yamaha ini dipanggil kembali utnuk menggantikan Jonas Folger di GP Malaysia pada pekan ini (29/10/2017).

Jonas Folger yang saat ini tengah sakit akhirnya fix digantikan oleh Michael van der Mark.

Doi akan menggeber Yamaha YZR-M1 untuk tim Yamaha Tech 3.

(Baca juga: Restomax Juga Menerima Perawatan Riding Apparel, Cuci Helm? Monggo...)

Sekilas prestasi Michael van der Mark, dirinya pernah memenangi tiga kali Suzuka 8H dan kemenangan terakhirnya pada Suzuka 8H 2017 untuk pertama kalinya bersama Yamaha.

Dirinya pun pernah menjadi juara dunia kelas Supersport tahun 2014.

Tapi kini, kemampuannya di tantang untuk mengendarai motor prototype.

"saya sangat senang, saya mendapat kabar untuk mencoba kesempatan ini. Ini akan menarik dan menakjubkan mengendarai motor MotoGP untuk pertama kalinya" ucap Michael van der Mark kepada motogp.com.

(Baca juga: Ban Besar Emang Bikin Motor Terlihat Keren, Ini Efek Negatifnya..)

Kesempatan yang diberikan pun van der Mark tidak menentukan target yang muluk-muluk.

"ada banyak hal yang harus dipelajari selama akhir pekan dan sulit untuk mengatakan apa yang saya harapkan. Tapi saya berharap bisa menikmati akhir pekan dan memperbaiki setiap sesinya. Itulah tujuan utama saya"

"jika saya telah melakukan itu, pada akhir pekan saya bisa bahagia" tambah van der Mark dengan penuh senyum.

Secara motor, Yamaha YZF-R1 dengan YZR-M1 jelas memiliki perbedaan yang sangat jauh.

(Baca juga: Marc Marquez Juga Kasih Penghormatan Ke Marco Simoncelli Setelah Valentino Rossi)

Teknologi mesin yang total berbeda dan keluaran power mesin pun sangat berbeda.

Piranti ban dan pengereman pun berbeda, dan pria asal Belanda ini yakin bisa membuktikan performanya dengan beradaptasi dengan cepat.

Digas aja bro!