Find Us On Social Media :

Ngeri! Video Pengeroyokan Pengendara Ojek Online Sampai Mengeluarkan Darah

By Ahmad Ridho, Senin, 30 Oktober 2017 | 09:46 WIB
()

MOTOR Plus-online.com - Peristiwa penganiayaan terhadap pengendara ojek online masih saja terjadi.

Dibeberapa daerah, pengendara ojek online kerap menjadi sasaran kemarahan.

Biasanya, ojek pangkalan yang kerap melakukan aksi tidak terpuji.

Belum lama ini kembali terjadi pengeroyokan terhadap pengendara Gojek.

(BACA JUGA: Perhatian! Walau Kecil dan Tidak Terlihat, Ini Peran Vital Karet Tutup Tengki)

Pengendara yang menjadi sasaran amukan itu bernama Andi.

Kejadian pemukulan pengendara Gojek hingga hidungnya berdarah terhadi di Lampung.

Walau ada beberapa pengendara ojek online lain, namun jumlah pengeroyok yang lebih banyak membuat pemukulan itu terjadi.

(BACA JUGA: Peluang Juara Dunia MotoGP Andrea Dovizioso dan Marc Marquez Semakin Ketat, Netizen Terbelah Dua)

Kronologis kejadian pemukulan yang juga membuat hidung dan mulut Andi sampai masih belum jelas.

Andi sempat ditahan pengeroyok namun terjadi perlawanan dari para driver Gojek.

Video pengeroyokan sendiri diunggah akun Instagram @lambe_ojol.

 

#Repost @gojekbelampung Lanjutan kronologi sebelumnya. Dan disini lah kejadian dimana terjadi pemukulan dan pengeroyokan yang dialami oleh driver Gojek bernama Andi. . . Pemukulan tersebut melukai hidung dan mulut dan driver Gojek pun ditahan gak boleh pergi dan di keroyok disana maka terjadilah perlawanan dari para driver Gojek. . . @seputar_lampung @lampuung @infokyai @gojek24jam @tribunlampung #lampung #gojekbelampung #gojekbe #gojeklampung #gojekinaja #gojek24jam #drivergojek #gojek #gojekindonesia #karyaanakbangsa #bandarlampung

A post shared by lambe_ojol (@lambe_ojol) on

Beberapa netizen yang melihat ikut mengecam aksi kekerasan tersebut.

dianaraheluci tegaaaaaaaanyaaaaaa sama2 cari duit kenapa mereka harus pake kekerasaan...
mhmdilham96 Kesel amat gua liat nya wkakwka
andre_stw Miris nya dstu bnyak mitra gojek tp gak ada yg brani mengamankan si korban cm pada ngliatin aja
luthfanyudiar lemahnya kesadaran sesama pencari nafkah-_-
ennieparamitha Yaelahhh Lampungggg,,, kehabisan kata deh... pak @polisi_indonesia yuk dibantu juga nih klo ada keributan bgini d jalanan,, kesian klo ad yg main hakim sndr
aryarifaldi11 Counter attack dong @gojek24jam
jjoecoleyg cari ribut tu ojek pangkalannya.laporin aja ke polisi tu yg mukul biar tau rasa.jangan mau di ajak damai.biar di penjara tu orang.kampungan tu orang bego.DUEL KALO BERANI TANGAN KOSONG BABI
feniadi Dasar ojek pengkolan peak
raka_ghoster Akan ada balasan dari semua ini.
wahyu_sein Para ojek pengkolan,kalau cara kalian seperti ini dijamin para penumpang juga ga kan respect sama kalian,dan para penumpang juga pasti pilih transportasi lain,kalau kalian yakin rizki sudah ada yang punya dan mengatur percayalah,,ingat kalian para ojek pengkolan kalian juga manusia yang tidak hidup abadi di bumi ini dan hukum karma itu berlaku apalagi menyakiti sesama manusia,,jadi jangan main hakim sendiri,,kalau ada masalah jgan asal main pukul main hajar,,
a702890 Buat para ojol di daerah harus lebih hati2, , , kalo sudah ada kasus pemukulan dan persekusi kaya gini mending laporin polisi aja lah biar di proses secara hukum , dan ga ada lagi korban.
aris_adiprasetyo hijaukan lampung pasukan balang ijo !!
12324_p4 Polisiin aja sih . Biar kapok . Norak bgt
rullytriaji Nih opang nya guyssss @persatuan_ojek_bandar_lampung ... serang guysss bully hahah
dieck_dieck Gk kompak bgt sih..itu teman dan saudara seperjuangan qt.1 kata bos..SERANG!!
ribowobowo00 Ya allah semoga segala masalah yang terjadi di lampung bisa di selesai kan . Dan semoga yang sakit di sembuhkan
ayujun89Laporin pak andy.. Bukti sdh kuat.. Kl g dlprn bkln ada ojol lainx yg akn ditindas... Yg slh hrs dibnrkn. Dan yg bnr hrs ditegakkn..
agungyudhoLihat? Anarkis. Apakah masyarakat masih mau menggunakan jasanya? Anda malah menutup rejeki anda sendiri. Bukannya bersaing biar gmn g ketinggalan malah anarkis.
secondbrand_bandungan Semakin takut nih pake ojek pangkalan.