Find Us On Social Media :

Ini Kelebihan dan Kekurangan Filter Basah Dan Kering, Piliha Mana?

By Arseen, Senin, 30 Oktober 2017 | 17:09 WIB
Filter Kering Vs Basah (Dok.M+)

MOTOR Plus-online.com - Di motor matik terdapat dua macam tipe filter, misalnya di Yamaha Mio.

Mio generasi awal masih menggunakan filter tipe kering.

Kemudian di Yamaha Mio Soul sudah menggunakan filter tipe basah.

Antara filter kering dan basah di Yamaha Mio, keduanya terbuat dari bahan kertas.

(Baca juga: Nah Ini Dia, Kunci Untuk Mengetahui Apakah Ducati Melakukan Team Order di MotoGP Malaysia)

Tipe kering, kertasnya tidak ada pelumas sedangkan tipe basah kertasnya mengandung pelumas.

Kedua filter ini punya kelebihan dan kekurangan.

Tipe kering dalam pemakaian bisa dibersihkan caranya disemprot angin kompresor setiap kali servis.

Meski bisa dibersihkan namun tetap ada batas pemakaian setiap 9.000 km ganti.

(Baca juga: Ini 13 Sanksi Bila Bikers Tercyduck Melanggar Lalu Lintas, Poin Ke 1 Paling Sadis..)

Untuk filter basah, kekurangannya tak bisa dibersihkan tapi, waktu pemakainnya bisa sampai 15.000 km.

Namun tergantung juga kondisi lingkungan kalau dipakai di tempat berdebu, baru mencapai 2.000 km atau 5.000 km kudu ganti.

Jangan maksa membersihkan filter tipe basah yang kemudian dikasih oli kembali.

saat dicoba motor larinya hanya 80 km/jam yang akhirnya tetap ganti baru.

Makanya banyak yang ogah menggunakan filter basah karena harganya mahal dan tak bisa disemprot angin.

Solusinya banyak yang menggunakan filter kering apalagi di Mio lama dan baru ukurannya sama.