Find Us On Social Media :

Waspada 7 Part Motor Wajib Diperhatikan Saat Musim Hujan, Salah Satunya Bikin Mogok

By Ahmad Ridho, Jumat, 19 Januari 2018 | 10:40 WIB
Ilustrasi pengendara motor melibas banjir dan motornya mogok. (Istimewa)

MOTOR Plus-online.com - Khusus pengguna motor harus mempersiapkan diri untuk menghadapi musim hujan ini.

Bukan cuma jaket atau jas hujan yang dipersiapkan dimotor, namun beberapa komponen motor juga harus mendapat perhatian ekstra.

Hal ini agar motor tidak mengalami masalah dijalan dan berakibat motor mogok.

1. Cek Cop Busi

Cop busi berfungsi penting sebagai pelindung sekaligus komponen penghantar tegangan listrik dari koil menuju busi.

(BACA JUGA: Yuk Nostalgia! Perjalanan Honda Supra X 125 Series dari Masa ke Masa, Kamu Koleksi yang Mana?)

Komponen yang terbuat dari plastik dan karet ini terkadang kurang diperhatikan.

Berinteraksi langsung dengan panas mesin membuat karet cop busi rawan getas.

Getasnya karet cop busi akan mengakibatkan air mudah menyelinap masuk kedalam dan mengganggu proses pengapian dan berakibat motor akan menjadi mogok.

Terlebih untuk motor tipe bebek yang posisi cop businya berada di bawah.

Ganti baru komponen tersebut bila karetnya sudah getas dan akan lebih baik bila diganti dengan kepunyaan motor matic.

(BACA JUGA: Bocoran dari Netizen Kalau Desain Yamaha RX-King Terbaru Sudah Dibikin Yamaha)

Cop busi motor matic memiliki karet yang lebih tebal dan rapat dengan busi, jadi air gak mudah masuk kan sob.

2. Lumasi Rantai

Pelumasan pada rantai memang wajib hukumnya.

Menurut anjuran, rantai idealnya dilumasi setiap 500 kilometer sekali.

Hal itu tidak menjadi patokan resmi, tergantung kondisi jalan dan tingkat debu yang dilalui.

Terlebih musim hujan seperti sekarang, pelumasan pada rantai pasti akan lebih cepat karena air hujan saat motor berjalan akan sedikit demi sedikit menghilangkan pelumas.

(BACA JUGA: Sering Bermasalah? Pakai Aja Karburator Keihin PE28 buat Yamaha Byson, Begini Caranya)

Rantai pun bisa kering dan karat akan terjadi sob.

Gunakan juga pelumas rantai yang bagus dan tahan dengan segala kondisi cuaca.

Dan akan lebih baik pasang kembali tutup atau pelindung rantai originalnya.

3. Air inlet CVT Matic

Kalau di motor bebek atau sport menggunakan rantai, pada motor matic terdapat V-belt sebagai transfer daya mesin.

Seperti yang kita ketahui, area dalam CVT harus dihindari dari DOA (Debu, Oli, Air).

Setiap CVT matic pun pasti punya dua saluran udara untuk menghisap udara dan mendinginkan komponen yang didalamnya.

(BACA JUGA: Simak! Enggak Susah Ternyata Bereskan Mio Sporty Mbrebet)

Periksa setiap saluran air inlet CVT dan pastikan juga semua komponen terpasang dengan baik dan seal yang terpasang sempurna.

Jadi, saat hujan gak akan khawatir air akan menyelinap masuk kedalam komponen CVT.

Serta pastikan grease/gemuk di komponen CVT tercukupi sebagai penolak air dan pelumasan komponen.

4. Seal Bearing Roda

Komponen yang rawan saat musim hujan juga bearing roda.

Posisinya yang berada dibawah dan rawan terkena air hujan ini juga harus mendapatkan perawatan ekstra.

Sebelum bearing pastinya ada seal karet di sisi luar bearing yang menempel di pelek.

(BACA JUGA: Dihadang Kompetitor, Penjualan Kawasaki Ninja 250 Enggak Ngaruh! Ini Buktinya)

Seal ini akan mencegah air masuk ke dalam dan melindungi bearing dari air hujan.

Ganti komponen tersebut bila sudah ada celah dan karet sudah tidak elastis.

Cek juga bearing, bila sudah oblak ganti dengan yang baru demi safety dijalan.

5. Standar satu dan dua

Penyangga motor kala motor diparkir juga wajib jadi perhatian.

Musim hujan begini komponen motor juga rawan dengan karat.

Gak terkecuali dengan standar pada motor.

(BACA JUGA: Awas! Gara-gara Rp 2 Ribu, Bikin Celaka Bikers saat Naik Motor Kondisi Hujan)

Komponen yang terbuat dari besi ini sering dihinggapi karat bila musim hujan.

Bila sudah karat gawat sob, bisa-bisa standar tidak naik sempurna didudukannya.

Lumasi secara berkala standar tersebut hingga kinerja standar bisa maksimal dan enggak membahayakan.

6. Lampu-Lampu Motor

Sistem lampu-lampu pada motor juga gak boleh terlewat.

Cek semua lampu-lampu motor dan pastikan semua menyala dengan baik.

(BACA JUGA: Enggak Usah Keluar Duit! Begini Atasi Suzuki Satria FU 150 Mogok Saat Hujan )

Gunakan juga lampu dengan warna yang sudah menjadi standar keamanan bemotor.

Karena bila mengganti lampu dengan warna diluar standar dikhawatirkan saat hujan visibilitas pengendara lain akan berkurang.

7. Sepatbor

Waduhh, kalau komponen satu ini wajib banget terpasang sob.

Spakbor selain melindungi motor dari cipratan air hujan bagi pengendara sendiri, komponen ini juga menghindari cipratan ke belakang dan mengenai pengendara lain.

(BACA JUGA: Horang Kaya! Kawasaki Ninja 250 Bebas Diajak Main Lumpur Kayak Begini)

Untuk spakbor depan pun gak kalah penting fungsinya, yup mencegah kotoran hinggap di as shockbreker depan dan melindungi dari cipratan air hujan.

Copot dulu spakbor variasi yang mengganggu dan tidak maksimal melindungi komponen lain.