Find Us On Social Media :

Miris.. Korban Geng Motor Datangi Rumah Sakit Sendiri, Darah Mengalir Deras Dari Kepala!

By Arseen, Sabtu, 17 Maret 2018 | 09:00 WIB
Ini Bedanya Geng Motor Dengan Klub Motor, Menurut Motovlogger Alitt Susanto (Dok.M+)

MOTOR Plus-online.com - Korban kebrutalan geng motor daerah Tanjungpriok, Jakarta Utara terpaksa jalan sendiri seorang ke rumah sakit dengan bercucuran darah, Sabtu (3/3/2018) lalu.

Ketika itu Zulkarman dikeroyok gerombolan geng motor di restoran WTS 41 dimana dia bekerja.

Zulkarman awalnya hendak memisahkan perkelahian antara geng motor dan pengunjung di restoran itu.

Tapi gerombolan geng motor justru balik menyerang Zulkarman.

(BACA JUGA: Karena Melihat Karir Legenda 7 Kali Juara Dunia F1, Valentino Rossi Teken Kontrak 2 Tahun)

Dia dihajar memakai batu besar dan besi sampai babak belur.

Zulkarman mengatakan polisi dari Polres Jakarta Utara sempat mendatanginya di ruang IGD dan mengambil foto lukanya

“Tim dari Polres Jakarta Utara turun ke Ruang IGD untuk mengambil foto luka yang saya alami dan setelah itu juga tim intel terjun langsung ke TKP,” ucap Zulkarman, Jumat (16/3/2018).

Zulkarman memang mengaku langsung melapor setelah kejadian itu.

(BACA JUGA: Anak Sunan Kalijaga Pilih Ojol Daripada Mobil Mevvah Ayahnya, Ajieb Banget ya..)

“Setelah kejadian, saya sendirian langsung ke Mapolres Jakarta Utara untuk melapor. Setelah itu langsung berobat ke RS Royal Progress Sunter Agung tanpa didampingi petugas kepolisian. Padahal darah dari kepala masih mengucur deras,” tutupnya.

Kini Zulkarman merasa pelaporannya ke Polres Jakarta menjadi sia-sia.

Sebab kini polisi justru melimpahkan kasusnya ke Polsek Tanjungpriok.

Zulkarman tambah jengkel lantaran sampai saat ini belum ada pemanggilan terhadap dirinya dan para saksi.

Para saksi itu seperti pemilik Restoran WTS 41, Jefri dan istrinya, Ovlin, serta salah satu pelayan restoran, Liza alias Indah yang berada di TKP dan istri Zulkarman, Serepina Simatupang.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bercucuran Darah, Korban Pengeroyokan Geng Motor Berjalan Sendiri ke Rumah Sakit