Find Us On Social Media :

Sempat Heboh Tahun 2016 Lalu, Masih Ada yang Inget Motor Sport Jahat 'Naga Lima'

By Ahmad Ridho, Jumat, 6 April 2018 | 10:53 WIB
Honda Tiger 'Naga Lima' (otomania.gridoto.com)

MOTOR Plus-online.com - Lagi-lagi modifikasi kadang bikin geger penggemarnya.

Dunia modifikasi memang kadang bikin orang yang melihatnya kagum sekaligus enggak percaya.

Tapi ada yang masih inget sama Honda Tiger kustom yang diberi julukan 'Naga Lima' enggak ya?

(BACA JUGA: Miris! Video Pemotor yang Dipalak Oknum Polisi Ternyata Uangnya Buat Beli Obat Ibunya)

Pas tahun 2016, motor ini sempet bikin geger jagad otomotif nih Sob.

Motor bermesin jahat ini kepunyaan M Yusuf Adib Mustofa, pria asal Purwokerto.

Saat itu, si Naga Lima berhasil mendapatkan predikat The Greatest Bike Suryanation Motorland setelah Kustomfest 2016.

(BACA JUGA: Belum Banyak yang Tahu, Ini Arti Kode RC213V Motor Honda di MotoGP)

Si Naga Lima ini merupakan karya dari bengkel Psycho Engine Purwokerto.

Motor ini basisnya Honda Tiger 2001.

Motor yang awalnya berkapasitas 200 cc itu naik menjadi 600 cc dengan cangkokan 5 blok mesin sekaligus.

Honda Tiger 'Naga Lima' (otomania.gridoto.com)

Kata pemiliknya, untuk pengerjaan mesinnya aja menghabiskan sekitar 2 tahun.

"Transmisi tetap pakai Tiger, tapi saya kustom dari vertikal jadi horizontal".

"Semua bikin sendiri, mulai dari casting power, radial engine, sampai kruk as juga cetak sendiri," kata Yusuf.

(BACA JUGA: Insiden Johann Zarco Pernah Kehabisan Bensin di MotoGP, Ternyata Gara-gara Ini)

Dan yang bikin bangga Sob, saat itu si Naga Lima dibawa terbang ke luar negeri tuh.

Tujuannya ke Jepang, untuk mengikuti Yokohama Hot Rod Custom Show ke-25.

Honda Tiger 'Naga Lima' (otomania.gridoto.com)

Tapi uniknya lagi Sob, sebelum ditampilkan kesana, Naga Lima dikasih tambahan ornamen lain.

Kayak filter di moncong karburator, handel gas dan jok motif barong Bali yang mengentalkan identitas Indonesia.

(BACA JUGA: Heboh! Video Perempuan Pukul Petugas Pom Bensin Berkali-kali, Satpam Ikut Didorong)

Dan tambahan ornamen tersebut dibuat oleh Chetul Leather Art Yogyakarta.