Find Us On Social Media :

Jangan Sampai Putus Terus Dorong Motor, Begini Cara Simpel Deteksi V-Belt Motor Matic

By Ahmad Ridho, Sabtu, 7 April 2018 | 07:54 WIB
V-belt harus diperhatikan kondisinya sebelum putus ditengah jalan. (otomotifnet.com)

MOTOR Plus-online.com - Kalau dikalangan anak bengkel, fungsi v-belt pada motor matik ibarat nyawa.

V-belt sendiri berfungsi sebagai penyalur tenaga dari mesin ke roda belakang pada motor matik.

Karena selalu bergesekan dengan pully, dan punya suhu kerja yang cukup tinggi, v-belt punya interval masa pakai.

(BACA JUGA: Kelihatannya Lagi Antri dan Disiplin, Padahal Bikers Ini Pada Panas-Dingin)

Lalu bagaimana cara memeriksa v-belt yang mulai rusak?.

"Biasanya kalau v-belt yang mulai rusak, cirinya yaitu retak-retak," kata Eko Haryanto, Service Advisor Prima Motor AHASS, Depok kepada GridOto.com, beberapa waktu lalu.

Bagian yang retak-retak terdapat di bagian celah v-belt yang bergerigi membentuk huruf V.

(BACA JUGA: Kena Karma.. Sekarang Nasib Oknum Polisi Pungli Tergantung Korbannya, Kapolda Geregetan)

"Cara deteksi biasanya v-belt dibalik lalu di tekuk pada beberapa bagian, kalau ada yang retak pasti kelihatan," terang Eko.

"Pemeriksaan v-belt sebaiknya antara 5.000-8.000 km," tambahnya.

(BACA JUGA: Cuma Gara-gara Nama Unik, Polisi Ini Mendadak Jadi Perbincangan Netizen)

Gejalanya juga bisa dirasakan bila v-belt sudah mulai rusak motor terasa selip saat akselerasi.