Find Us On Social Media :

Komponen Ini Bakal Cepet Habis Kalau Naik Matik Ugal-ugalan di Jalan

By Arseen, Jumat, 28 September 2018 | 11:54 WIB
Ilustrasi mengendarai motor matik (Salim GridOto)

OTOR Plus-online.com - Gaya berkendara sangat penting juga lho untuk bikin motor irit dan juga bikin komponen awet.

Kesalahan yang umum dilakukan adalah melakukan buka-tutup gas secara mendadak, akibatnya konsumsi bbm bisa semakin boros.

Selain gaya berkendara, riding style juga bisa mempengaruhi keawetan komponen pada motor.

Pada motor matic, gaya berkendara bisa menjadi pemicu konsumsi bensin lebih boros dan komponen yang cepat aus dan perlu diganti.

Buat yang penasaran, di mana letak kesalahan yang hal itu bisa terjadi?

(BACA JUGA: Jangan Coba-coba Mengkorter Blok Berjenis Diasil silinder Kalau Enggak Mau Kejadian Seperti Ini)

“Cara berkendara kalau bisa diubah. terutama yang sebelumnya sudah terbiasa bawa motor transmisi manual kemudian pakai matic,” terang Warman, Penanggung Jawab bengkel Takutic, spesialis motor matik, Kebagusan, Jakarta Selatan kepada GridOto.com (25/9).

“Motor matic memang pada dasarnya lebih boros dari motor transmisi manual. Sebaiknya buka-tutup gas diurut pelan saja dan tidak perlu disentak layaknya motor transmisi manual,” jelasnya.

Kalau sering buka-tutup gas secara mendadak, tidak hanya lebih boros bbm, namun masa pakai kampas rem juga jadi lebih singkat.

“Karena satu-satunya cara menghentikan motor matik itu dengan mengerem, berkendara dengan agresif pastinya bikin kampas rem cepat habis,” tambah Warman.

Selain itu, kebiasaan meletakkan jari tangan di tuas rem pada motor matik juga jadi sebab boros bensin dan umur komponen jadi pendek.

Rem yang tidak sengaja tertekan ketika jalan otomatis akan membuat mesin bekerja lebih berat yang bikin boros bensin.

Selain itu komponen CVT serta kampas rem juga bisa lebih cepat aus.