Find Us On Social Media :

Bikers Wajib Waspada Garis Kejut di Jalan Raya Bogor KM 51, Seorang Pemotor Nyaris Kehilangan Nyawa

By Ahmad Ridho, Senin, 8 Oktober 2018 | 18:16 WIB
Keberadaan garis kejut di Jalan Raya Bogor KM 51 dikeluhkan pemotor. (IG @riweuh_id)

MOTOR Plus-online.com - Untuk memperlambat laju motor atau mobil, dinas perhubungan atau masyarakat sering membuat polisi tidur.

Ternyata banyak macam dari polisi tidur, salah satunya adalah garis kejut.

Mirip seperti polisi tidur, tapi jumlahnya banyak dan dimensinya cukup tinggi dan lebar.

Pemotor wajib waspada karena bisa celaka kalau dalam posisi ngebut.

(BACA JUGA: Tragis, Puluhan Yamaha Aerox Masih Dibungkus Plastik Rusak Parah, Truk Pengangkut Masuk parit)

Guncangan keras saat melibas garis kejut akan membuat motor oleng dan kecelakaan.

Seperti informasi yang diunggah akun Instagram @riweuh_id berikut ini.

Seorang pemotor asal Jakarta nyaris terjatuh saat melintasi garis kejut di Jalan Raya Bogor KM 51, Bogor Jawa Barat.

Pasalnya, garis kejut itu memiliki ketinggian di atas rata-rata dan sangat berbahaya.

(BACA JUGA: Cuma Finis ke-4 di MotoGP Thailand, Valentino Rossi Girang Karena Yamaha Sudah Lakukan Ini ke Motornya)

Beberapa pengendara yang sempat jadi korban juga mengeluhkan garis kejut itu.

Parahnya, pemotor yang baru melintas di jalan tersebut bisa celaka karena kondisi jalan yang gelap.

Simak videonya berikut ini:

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Seorang pengendara asal Jakarta nyaris terjatuh saat melintasi garis kejut di Jalan Raya Bogor KM 51, Bogor, Jawa Barat. Sebab, keberadaan garis ini memiliki ketinggian diatas rata-rata. Di lokasi, banyak pengendara mengeluhkan garis yang melintang diantara ruas Jalan penghubung antara Bogor dan Depok ini. Mereka mengeluh karena tidak ada rambu dan lampu yang cukup terang. #gariskejut #bogor #jalan #Raya #Depok #jawabarat #riweuh #riweuh_id

A post shared by ???? ???? ???? ???? ???? ???? _???? ???? (@riweuh_id) on