Find Us On Social Media :

Konvoi Moge Sering Arogan dan Timbulkan Kontroversi, Begini Komentar Ketum Motor Besar Indonesia

By Ahmad Ridho, Senin, 29 Oktober 2018 | 16:32 WIB
Klub Motor Besar Indonesia (MBI) (Adam)

MOTOR Plus-online.com - Pengendara motor gede (moge) sering melakukan konvoi.

Tapi beberapa oknum pengendara sering dianggap arogan dan muncul kontroversi.

Hal itu terjadi berulang-ulang dan memunculkan imej negatif terhadap pengendara moge.

Tapi anggapan itu langsung ditepis oleh Komunitas Motor Besar Indonesia (MBI).

Nyaris Celaka Ditabrak Johann Zarco di MotoGP Australia, Marc Marquez Cuma Komentar Begini

Pantas Saja Johann Zarco Sampai Tabrak Motor Marc Marquez, Ternyata Ini Alasannya

Mereka mengatakan tidak semua pengendara moge itu arogan.

Hal ini seperti yang dikatakan oleh Ketua Umum MBI, Satrio Nur Rachmanto.

"Justru di MBI ini, kami membuktikan kepada khalayak ramai bahwa tidak semua dan selamanya anggota motor besar itu selalu arogan," kata pria yang disapa Rio ini.

Sifat yang tidak arogan itu pun mereka buktikan ketika sedang turing, menurut Rio.

Video Detik-detik Siswi Korban Penculikan Ngamuk Sampai Motor Terjungkal, Pelaku Babak Belur

Tragis, Honda BeAT Hancur Tabrak Tiang Lampu Merah, Adik Kakak Meninggal, Ibunya Selamat

"Saat turing kami selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas," ungkapnya.

"Supaya tertib lalu lintas, sebelum turing kami mewajibkan seluruh anggota untuk mengikuti yang namanya safety riding," sambungnya.

"Jadi di dalam safety riding itu mereka dilatih bagaimana cara mengendarai motor dengan baik dan benar," tutupnya.