Find Us On Social Media :

Tiga Motor Patuh Terhadap Lampu Merah, Tapi Malah Dihantam Truk di Bali, Satu Tewas

By Niko Fiandri, Jumat, 9 November 2018 | 16:34 WIB
Kecelakaan terjadi di Pertigaan Abang, tepatnya di Jalan Raya Untung Suropati, Kelurahan Subagan, Rabu (Tribunnews.com)

MOTOR Plus-Online.com - Naas banget, padahal tiga pemotor sudah berhenti saat lampu merah menyala.

Tiga motor dihantam truk dari belakang dan satu korban pemotor meninggal di tempat.

Peristiwa itu dilihat sejumlah warga yang mengerumuni di lokasi kejadian, Pertigaan Abang, tepatnya di Jalan Untung Suropati, Kelurahaan Subagan, Kecamatan Karangasem, Rabu (7/11/2018) sekitar pukul 16.00 wita.

Kecelakan maut terjadi antara truk merk Nissan Diesel DK 9479 MD yang dikendarai Agus  Dangga (49) asal Sumba, Nusa Tenggara Timur, dengan 3 unit sepeda motor.

Yakni motor N Max DK 5684 SX, Vario DK 6060 TY, dan Vario DK 5933 SO.Akibat kecelakaan itu, pengendara NMax, Ni Ketut Juniasih (30) asli Tiying Tali, Kecamatan Abang meninggal dunia setelah dilindas truk.

Pengendara Vario, Gus Arya, alami luka  ringan, dan pengendara Vario DK 5933 SO Ni Made Sujani hanya luka nyeri.Saksi mata, Komang Suastika mengatakan, peristiwa itu berawal ketika ketiga pengendara motor sedang berhenti karena lampu lalu lintas (traffic light) berwarna merah.

Tiba-tiba, datang Truk Nissan Diesel dari arah  utara.Truk itu melaju cukup cepat, Suastika menduga rem truk blong hingga menabrak tiga sepeda motor yang berada di depannya.Benturan yang terjadi cukup keras.

"Kecelakaannya terdengar sampai di Sengol. Warga banyak yang datang melihat kecelakaan. Korbannya langsung dibawa ke Rumah Sakit," jelas Suastika saat ditemui Tribun Bali di Pertigaan Abang.

Kasatlantas Polres Karangasem, AKP Ni Luh Putu Anne Parwisti menjelaskan, pengendara Nmax mengalami luka pada pergelangan tangan kiri dan patah terbuka, pinggangnya patah.

Sedangkan Gus Arya hanya mengalami luka robek pada betis kanan, dan dirawat di Balimed.Ni Made Sujani hanya luka nyeri, dan dirawat di RSUD Karangasem.

Sedangkan yang dibonceng Sujani, Ni Gusti Ayu Purnami, hanya alami nyeri dipinggang.Sementara, Ni Ketut Juniasih meninggal.

Kecelakaan maut terjadi murni karena kelalaian sopir truk.

Sopir diduga tidak hati-hati mengendarai kendaraan.Ketika memacu kendaraan, sopir tidak konsentrasi sehingga menabrak 3 sepeda motor yang berhenti di depan  lampu lalu lintas.

Untuk penyebab utama kcelakaan, kepolisian belum bisa memastikan."Kerugiannya diperkirakan sekitar 4.2 juta," tambah Parwisti