Find Us On Social Media :

Awas Sesat! Jangan Pernah Pakai Air Tetesan AC Baik Untuk Radiator Motor, Ini Akibatnya

By Arseen, Kamis, 22 November 2018 | 15:29 WIB
Ilustrasi mengisi air radiator (MOTOR Plus|Ryan)

MOTOR Plus-online.com - Katanya air tetesan AC bisa lebih dingin ketimbang air coolant pada umumnya.

Ternyata masih ada yang salah kaprah menggunakannya sebagai pengganti coolant di motor.

Anggapan tersebut belum tentu benar loh, sob!

"Sudah saya coba di motor saat balap Yamaha Sunday Race seri terakhir, hasilnya saat selesai kualifikasi hanya tersisa setengah kurang," ucap Zainul Furqon, dari Banewmas Motor di Pekayon, Jakarta Timur.

Oya, dalam balapan motor, penggunna cairan radiator coolant memang enggak dibolehkan.

Komentar Valentino Rossi Bikin Ketar-ketir Tim Lain Setelah Uji Mesin Baru YZR-M1

Jangan Buang Sokbreker Rusak, Dengan Modal Rp 120 Ribu Bisa Normal Kembali Boskuh

Sebab, jika terjadi kebocoran radiator coolant bisa  bikin lintasan jadi licin.

Lalu, jika ada yang beranggapan air tetesan AC lehih bagus dari radiator coolant harus berpikir ulang.

Sebab, nyatanya air tetesan AC enggak menggandung aditif yang ada di air coolant pada umumnya.

"Iya enggak disarankan, deh. soalnya sama kayak air mineral biasa, enggak ada anti karatnya. Bisa-bisa bikin radiator jadi korosi juga," sahut pria yang bengkelnya jadi langganan anak-anak Yamaha R15 Kaskus Rider Community (R15ER) ini.

Wajar saja, dari air sisa tetesan AC juga lebih gampang menguap karena enggak ada kandungan Ethylene Glycol.

Banyak atau tidaknya kandungan Ethylene Glycol mempengaruhi titik didih air radiator.

Sebab jika air radiator cepat menguap enggak cuma bikin overheat, tapi lama-lama akan timbul karat.

Berarti, penggunaan radiator coolant masih lebih bagus ketimbang pakai air biasa ataupun air tetesan AC.