Find Us On Social Media :

Tips Pilih Roller CVT Aftermarket, Hati-hati Bahannya Cepat Bikin Peang!

By Arseen, Senin, 17 Desember 2018 | 15:30 WIB
Roller di motor skutik (Ruslan Abdul Gani)

MOTOR Plus-online.com - Mau ganti roller CVT pakai yang aftermarket? Hati-hati!

Jika roller CVT salah pilih bahan, malah cepat rompal.

"Menurut saya jika ingin ganti bobot yang lebih ringan, bisa diresize saja roller originalnya," ujar Toga Fantiarso dari Gas Motor di Mampang, Depok, Jawa Barat.

Mengubah bobot (resize) roller standar bawaan motor juga enggak asal.

Baca Juga : Kisah Saksi Mata Kecelakaan Polisi Patwal Tewas Tertabrak Pajero di Malang

Baca Juga : Ngeri! Moge Polisi Ditabrak Pajero Sport, Seorang Anggota Patwal Tewas

"Saya tetap menggunakan mesin bubut dengan Jig, sehingga masih presisi seperti original tapi bobotnya sudah dipangkas," sahutnya lagi.

Misalnya, Toga beberapa waktu yang lalu meresize roller CVT kepunyaan Yamaha XMAX.

"Waktu itu pemilik Yamaha XMAX ingin beli roller aftermarket yang bobotnya lebih enteng. Tapi harganya lumayan mahal dengan kualitas yang belum teruji," ujar Toga. 

"Makanya, lebih baik diresize dari 17 gram jadi cuma 12 gram. Materialnya juga lebih bagus original," sahutnya lagi. 

Memang terkesan ribet dan butuh waktu ekstra untuk melakukan proses bubut.

Namun, buat kalian yang ingin kualitas roller original dengan bobot yang berbeda, trik ininbisa dicoba.

Kalau kalian pilih membeli roller aftermarket atau melakukan modifikasi pada bobot roller standar seperti trik ini?