MOTOR Plus-online.com - Biasanya, lampu sein error dikarenakan lampunya yang tadinya bohlam menjadi LED.
Flasher masih bawaan standar dan bukan elektronik khusus LED.
Tapi kalau sudah ganti tapi masih ngawur bisa jadi indikator lampu seinnya.
Indikator lampu sein yang ada di spidometer bisa error.
Baca Juga : Ini Persyaratan Motor Yang Boleh Dimodifikasi, Jika Tidak Penjara 1 Tahun atau Denda Rp 24 Juta
Baca Juga : Sadis! Ini Dia Motor Jiplakan Yamaha R6 dari Cina, Namanya Yayama R6
Indikator ini, mengadopsi indikator tunggal, artinya satu indikator bisa meladeni sein kiri dan sein kanan.
Tapi kok Kenapa bisa error ya lampu seinnya?
Karena jalur listrik untuk indikator lampu sein menggunakan metode sharing plus (+) dan minus (-).
Artinya, tidak ada jalur (+) dan (-) pada indikator sein, melainkan jalur (+) sein kiri dan jalur (+) sein kanan.
Baca Juga : Bikin Melongo! SPBU Pertamina Dijual Dengan Harga Rp 43 Miliar, Ada Yang Mau Beli?
Baca Juga : Kejar Pemobil yang Kabur, Kok Pemakai Motor Yamaha NMAX Dibawa ke Polisi?
Nah aneh kan (+) ketemu (+) bisa menyala?