Tapi ini enggak masalah, mengingat motor hanya digunakan untuk trek 500 meter.
Mendem piston pun dibuat dekat hanya menyisakan selisih 0,3 mm dari bibir blok.
Oh iya, dome piston yang cukup tinggi ini pastinya dibuatkan coakan untuk payung klep agar gak nubruk.
(Ryan/Motor plus)
Hulu ledak motor bakar berada di kubah silinder head, bentuk kubah akan mempengaruhi rambatan pembakaran.
Makanya mekanik yang bengkelnya di Jl. Arzimar 3, Gg. H. Safei, RT.03/03, Bogor ini membuat ruang bakar model hemi spherical.
Diameter kubah 56 mm ditambahkan squish berdiameter 68 mm.
Kemiringan squish diset 9 derajat agar gas bakar bisa fokus ke tengah.
Agar tekanan piston yang sudah besar tidak bocor, doi juga memanfaatkan paking silinder head berbahan tembaga dengan tebal 0,5mm.
Untuk mencuri langkah piston yang semakin tinggi, Ajenk putar otak agar bisa tetap menggunakan paking standar.
Alhasil, di kruk as asli berkode 2D5 big end digeser ke arah luar.
Dari sebelumnya langkah standar Mio 57,9 mm, setelah digeser kini didapat 72 mm.
"Daun kruk as dilas dulu, setelahitu dilubangi ulang.