Mereka kerap dianggap menyewa motor dengan harga terjangkau tapi cara memperlakukan motor-motor tersebut tidak patut dicontoh.
Bisa saja beberapa komponen penting di motor tersebut menjadi tidak berfungsi alias rusak.
Baca Juga : Video Oknum Polisi Membatalkan Razia Membawa Plang Razia Pulang
Selain mesin, kondisi kelistrikan juga penting diperhatikan setelah motor tercebur ke laut.
Apalagi, air laut kadar garamnya cukup tinggi.
Menurut Head of Service 4W & 2W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Riecky Patrayudha, komponen kelistrikan motor bisa rusak.
Paling utama soal kelistrikan adalah mengecek bagian soket yang menjadi jalur sambungan kabel ke komponen elektrik lainnya pada kendaraan.
Baca Juga : Wow Top Speed Motor Yamaha F1ZR Tembus 160 Km/jam Cuma Pakai Ini
"Prosesnya dibilas dulu dengan air bersih, usai itu cek kabel terutama soket-soket," kata Riecky.
"Pada umumnya soket motor memang dirancang lebih kedap dan kuat dari mobil, tapi masalahnya ini adalah air laut, jadi baiknya lakukan pengecekan," ujar Riecky saat dihubungi Kompas.com.
Riecky menyarankan bila kondisi semua kabel belum kering, upayakan untuk tidak menyalakan kontak lebih dulu.
Terlebih motor-motor berteknologi injeksi yang ada saat ini semua perangkat elektroniknya sudah terkoneksi dengan engine control unit atau ECU.
Baca Juga : Kok Bisa Ibu-ibu Bawa Botol Di Bawah Jok Motor Harus Berurusan dengan Polisi