Pelek juga gak main-main tuh, sepasang OZ Racing tipe GASS terpasang di depan dan belakang menggantikan pelek standar.
“Pelek palang 6 aluminium ini, biasanya terpasang di motor-motor WSBK.
Bobotnya bisa lebih ringan 2 kg dari pelek standarnya. Ukurannya 3,5x17 untuk depan dan 5,5x17 di belakang,” papar Niko.
Baca Juga : Komparasi Fitur Motor Yamaha R25 VS Ninja 250 dan CBR250RR, Mana Paling Canggih?
(yudi)
Makin mewah beberapa area bodi juga digantikan dengan bahan karbon kevlar dari Couture.
“Area yang ada sentuhan karbonnya seperti hugger, cover swingarm, sepatbor depan, side skirt
dan spidometer.
Biar gak monotonlah,” lanjut Niko, yang juga bisnis jual beli moge di @the_bikebrothers.
Finishingnya pakai decal bikinan Graphic Factory yang buka di Jl. Perjuangan No. 25, Jakarta Barat. “Sengaja pilih motif R1 20 tahun yang baru muncul tahun ini.
Baca Juga : Ngidam Honda CBR250R Seken? Mulai Rp 19 Jutaan, Yuk Pahami Modelnya
Karena motif ini memang keren!” tutup Niko yang siap melepas motor ini dengan mahar Rp 700 jutaan.
Wew!
DATA MODIFIKASI