Ia menyebut, bila mitra Migo mendapatkan 10 motor berarti sang penjaga stasiun akan mendapat Rp 3 juta per bulan dari perusahaan yang menangungi selis Migo.
"Saya dikasih 10 motor, jadi sebulan saya dapat Rp 3 juta kemudian saat ada pelanggan yang top up saya dapat lima persen, kalau ada pelanggan yang baru registrasi saya juga dapat Rp 10 ribu dan bila saya merekomendasikan orang jadi mitra Migo saya dapat Rp 600 ribu," ujarnya.
Tak hanya itu, biaya listrik yang dikeluarkan olehnya untuk mencharge selis juga sepenuhnya diganti oleh pihak perusahaan.
"Kalau charge sepeda bayar listrik, kami biaaanya di kasih biaya reimburse, jadi ada penggantian buat bayar listrik," kata Irna.
Baca Juga : Kaze 2-Tak Juara Asia Road Race, Powernya Gedean Mana Sih Dibanding F1Z-R?
Dikatakan Irna, sudah sejak bulan November ia bergabung menjadi mitra Migo dan ia sudah memperoleh keuntungan lebih dari Rp 10 juta.
"Per bulan saya dapat Rp 3 juta ya diluar bonus-bonus, kemudian sejak bergabung saya sudah rekomedasikan 26 orang jadi mitra Migo, jadi 26 kalikan saja Rp 600 ribu," ucapnya.
Ia pun mengakui, perkembangan selis Migo kian hari kian meningkat seiring semakin digandrunginya selis berkelir kuning tersebut.
"Pas saya awal bergabung hanya 20 mitra, kini sudah 200 lebih di seluruh Jakarta," ujarnya.
Para mitra Migo pun tak perlu khawatir bila selisnya dicuri atau hilang lantaran Migo telah menyematkan sistem keamaan yang cukup canggih di setiap unitnya.
"Menyalakan motor harus pakai aplikasi, harus scan barcode dulu baru mesinnya menyala. Kalau tidak ya enggak bisa jalan," kata Irna.
"Sudah gitu di setiap unitnya dipasang GPS jadi bisa dipantau," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di TRIBUNJAKARTA.COM dengan judul Hanya Modal Garasi, Mitra Migo Bisa Terima Rp3 Jutaan Satu Bulan