Untuk meredam kejutnya, kita bikin di bawah jok, sistemnya seperti sepeda trial.
Lalu, sok-nya menggunakan pecahan per dari sok Honda C70,” lanjut Yogi sapaan akrabnya.
Baca Juga : Mulai Sekarang Jangan Asal Tolong Korban Kecelakaan, Niat Baik Malah Bisa Kehilangan Motor
Pada bagian rangkanya, full dibikin ulang tanpa menyisakan rangka bawaan motor.
“Ya betul, rangka juga handmade menggunakan bahan dari besi pipa dengan ketebalan 3 mm.
Sedangkan pada bagian tangki bahan bakar, menggunakan plat galvanis dengan tebal 5 mm,” lanjutnya.
“Agar terlihat lebih menarik, kita memadukan cat dengan metode pinstripe.
Sedangkan, untuk cat dan clearnya sendiri saya menggunakan keluaran Spies Hecker,” tutup Yogi yang bermarkas di Jl. Raya Padma No. 53, Penatih, Denpasar, Bali.
Artikel ini sudah dimuat di Tabloid MOTOR Plus edisi 920 th 2016