"Saat diinterogasi, ternyata rata-rata pelaku di-drop out (DO) dari sekolahnya," ucapnya.
Ketiga remaja tersebut mengaku melakukan perbuatan yang meresahkan warga untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga : Bodi Sekaligus Jadi Rangka, Motor Ini Juara Kontes Dunia AMD
"Para pelaku rata-rata tidak diurusi orang tuanya atau broken home sehingga melakukan hal tersebut," ujar Winam,
Winam mengatakan, rata-rata pelaku melakukan aksinya si perbatasan Cibubur, Cimanggis, Pondok Rangon, Cikeas, Gongseng dan Tangerang.
Menurut Winam, pelaku tega melukai korbannya dengan senjata tajam karena pengaruh konsumsi obat-obatan.
Winam berjanji akan terus melakukan pencarian para pelaku geng motor yang terus meresahkan warga.
Baca Juga : Bekasi Mencekam! Video Dua Kelompok Geng Motor Tawuran, Darah Berceceran di Aspal
"Kami masih kejar yang lain. Jadi ada geng lain di Cimanggis yang berbeda."
"Masyarakat harap sabar mudah-mudahan segera ketangkap," imbuh Iptu Winam Agus.
Ia mengatakan, pihaknya tengah mengantongi identitas pelaku dari geng motor tersebut.
"Kita sudah tahu pemain lama yang sudah ditangkap berkali-kali keluar tahanan malah main lagi," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Todong Warga Pakai Samurai, 3 Anggota Geng Motor di Depok Ditangkap