"Kebanyakan mereka minta motornya di setting agar bisa lincah, bisa jengat-jengat (standing berkali-kali saat tarikan) seperti hasil pekerjaan yang kami unggah di Youtube," timpal Erik sambil terkekeh.
Dugaan Erik lainnya, pecinta RX King dari luar Jawa itu mengalir deras karena beberapa faktor.
Diantaranya, di luar Jawa, ujar Erick stok Yamaha RX King masih dalam yang mesinnya orisinil cukup melimpah.
Ini dilihat Erick saat melihat sejumlah motor asal luar Jawa itu yang ditangani di bengkel Bursa Karbu Jogja.
Diketahui sebagian merupakan motor yang biasa dipakai, untuk pekerjaan harian bidang pertanian dan perkebunan.
"Istilahnya, motor RX King di sana mungkin masih dipakai untuk angkut gabah, padahal sekarang itu harta karun karena harganya mahal sekali yang mesinnya orisinil," sebutnya.
Pihaknya menuturkan, untuk tarif jasa modifikasi RX King yang dikirim ke bengkelnya, semua tergantung permintaan pelanggannya.
Apakah akan memakai spare part orisinil, atau imporan yang lebih murah untuk dioprek yang ditanamkan di motor mereka.
"Misalnya pelanggan biasanya bilang punya dana Rp 10 juta bisa dapat apa, ya kami rincikan spesifikasi modif yang bisa didapat, mau spare part orisinil atau bukan," jelas Erik.
Bursa Karbu Jogja, tambah Erik, siap mengembalikan uang konsumen utuh, jika hasil garapannya dinilai bermasalah atau tak memuaskan.
Tak hanya itu, pihaknya juga melayani penjualan spare part khusus Yamaha RX King.