Find Us On Social Media :

Enaknya Gas Spontan Di motor Injeksi Tapi Mesti Tahu Cara Setingnya

By Motorplus,Rudy Hansend, Kamis, 7 Maret 2019 | 13:33 WIB
gas spontan (Ryan)


MOTOR Plus-Online.com- Penggunaan gas spontan di motor injeksi tidak perlu memutar grip gas dalam-dalam untuk berakselerasi.

Buat pemakai motor sih tambah enak, membuat mekanik pusing saat seting ECU Programmable.

Selain untuk kalibrasi, beberapa ECU racing programmable perlu menyesuaikan bukaan Throttle Position Sensor (TPS) untuk menyettingnya.

“Biasanya angkanya kerap ngaco saat nyetting ECU motor yang sudah mengaplikasi gas spontan.

Baca Juga : Motor Dirampas Debt Collector di Jalanan? Langsung Lawan Saja, Pelaku Bisa Dijerat Pasal 368

Baca Juga : Kawasaki Ninja 150 Luka Parah Ban Depan Copot Usai Seruduk Mobil, Pemotor Terkapar di Tengah Jalan

Ya, karena jarak main gas spontan yang sedikit, biasanya bacaan TPS-nya jadi ngaco,” bilang Rully Satria dari Tudwi Motor.

“Misalnya dari bukaan TPS 20%, diputar sedikit angkanya bisa langsung loncat jadi 50%.

Makanya, rada susah nyetting-nya kalau pakai gas spontan,” tambah mekanik yang ngebengkel di Jl. ibeber RT 01/06 Ds.Simpangan, Lemah Abang, Cikarang Utara, Jawa Barat.

(Ryan)

Senada dengan Rully, Toga Fantiarso juga mengatakan demikian.

“Nyetting-nya enggak bisa maksimal, kurang detail karena bukaannya terlalu cepat.

Biasanya, diakalin dengan mengganti pakai gas standarnya lebih dulu, setelah beres, baru diganti menggunakan gas spontan lagi,” sebut Toga, mekanik Gas Motor.

Baca Juga : Mengejutkan! Balap MotoGP 2019 Belum Digelar, Ducati Bakal Depak Petrucci Diganti Bautista

“Tapi, jangan lupa setelah mengganti dari gas standar ke gas spontan, harus dikalibrasi ulang bukaan TPS-nya,” tambah pria yang bermarkas di Graha Isco, Jl.Raya Sawangan No. 34D, Mampang,Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat ini.

Artikel ini sudah dimuat di Tabloid MOTOR Plus edisi 1005 th 2018