Find Us On Social Media :

Sering Lakukan Pemerasan dan Intimidasi, Kapolri Ingin Jalanan Bebas Debt Collector

By Kamis, 07 Maret 2019 | 14:39
Ilustrasi debt collector. (istimewa)

MOTOR Plus-online.com - Membeli motor ada dua cara, tunai ataupun kredit.

Nah buat masyarakat yang punya bajet pas-pasan akhirnya memilih kredit motor.

Tapi ada rasa takut saat berpergian karena motor nunggak cicilan dan harus berhadapan dengan debt collector.

Biasanya debt collector langsung menangkap pemotor yang menunggak cicilan dan menyita motornya.

Baca Juga : Motor Dirampas Debt Collector di Jalanan? Langsung Lawan Saja, Pelaku Bisa Dijerat Pasal 368

Baca Juga : Bikin Masyarakat Tenang, Mata Elang Motor Diincar Tim Pemburu Preman

Gerombolan itu bekerja dengan cara mencari kesalahan pemilik motor yang menunggak pembayaaran kreditnya.

Sampai-sampai, tidak jarang tindakan kekerasan dilakukan untuk memeras hingga mengambil paksa motor yang bermasalah.

Meliha fakta di lapangan, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian meminta jajarannya untuk menangkap debt collector.

Perintah Kapolri itu karena berkaitan dengan rencana Pilpres di 2019.

Baca Juga : Sedih Lihatnya, Demi Sesuap Nasi Emak-emak Driver Ojol Angkut Mesin Cuci, Duduk Cuma di Ujung Jok

Tito Karnavian mengaku kalau dirinya ingin Indonesia kondusif dan tidak ada lagi teror seperti halnya yang dilakukan debt collector atau mata elang.

"Apapun itu kalau memang meresahkan masyarakat tangkap.