Karena bagian luar helm (cangkang) walau keras tapi bersifat elastis.
"Saat terjatuh cangkangnya akan kembali seperti seperti semula, tapi sterofoam jadi penyok, nah itu menimbulkan ruang antara cangkang dan sterofoamnya," tutup Ramdan.
Karena bagian luar helm (cangkang) walau keras tapi bersifat elastis.
"Saat terjatuh cangkangnya akan kembali seperti seperti semula, tapi sterofoam jadi penyok, nah itu menimbulkan ruang antara cangkang dan sterofoamnya," tutup Ramdan.